LANGIT7.ID, Jakarta - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang dengan beberapa level. Kebijakan mengatasi dampak Covid-19 itu berdampak pada pedagang kaki lima yang kesulitan dalam memperoleh penghasilan harian mereka.
Hal ini berimbas kepada anak-anak mereka karena masih membutuhkan biaya dalam urusan pendidikan. Melihat kondisi ril itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menggandeng Kahmipreuneur memberikan bantuan beasiswa terhadap anak pedagang kecil.
“Berkolaborasi dengan Kahmipreuneur kami berusaha hadirkan bantuan langsung berupa beasiswa kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Tepat sasaran dan tepat manfaat sebagai bentuk gotong-royong dan tolong menolong di saat krisis ini.,” kata Sandi seperti ditulis di instagramnya @sandiuno.
Beasiswa ini akan diberikan kepada anak pedagang kecil terdampak PPKM Level 4, dengan golongan dan besaran yang berbeda, seperti:
Mahasiswa Rp500 ribu / bulan
Pelajar SMA/Aliyah Rp400 ribu / bulan
Pelajar SMP/Tsanawiyah Rp300 ribu / bulan.
Sementara kategori mereka yang akan mendapatkan beasiswa ini, di antaranya:
1. Anak Pedagang Kaki Lima
2. Belum Terjangkau Bantuan
3. Terdampak PPKM Darurat
4. Aktif Belajar Virtual masa Pandemi
Sandi mengaku prihatin dengan dampak yang dialami masyarakat terkait PPKM ini, tetapi ia juga turut mendukung kebijakan PPKM demi menekan laju penyebaran virus Covid-19. Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan lapangan kerja dan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang terdampak pandemi.
“Dibalik anak-anak yang bersekolah dan belajar dengan tenang di rumah, terdapat orang tua yang berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Saya terenyuh mendengar banyak cerita sedih dari saudara-saudara kita yang penghasilannya berkurang, bahkan tidak ada pemasukan sama sekali sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhannya,” imbuhnya.
(zul)