LANGIT7.ID - , Jakarta - Meski penayangan mini seri Layangan Putus telah selesai, namun tak membuat publik berhenti memperbincangkannya. Lantaran tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan keluarga saat ini.
Mengangkat kisah nyata yang dialami penulisnya, Layangan Putus berkisah tentang bagaimana rumah tangga yang harmonis rusak karena kehadiran orang ketiga.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Siti Setiati Sp. PD-KGer mengatakan yang harus dilakukan agar keluarga terhindar dari adanya orang ketiga yakni dengan memperkuat benteng dalam keluarga.
Baca juga: Gus Mus: Menafkahi Keluarga Merupakan Sedekah"Tentu saja yang harus kita lakukan adalah memperkuat benteng. Kalau kehidupan keluarga kita baik, mestinya apapun yang datang dari luar tidak akan mempengaruhi kita," kata Siti Setiati dalam sebuah webinar, Jumat (11/2/2022).
Dokter penyakit dalam ini menjelaskan cerita dalam Layangan Putus memang tidak bisa dihindari, apalagi dunia luar banyak sekali godaan. Karena itu untuk mengatasinya adalah dengan memperkuat mental.
"Ini memang tidak bisa kita hindari bahwa dunia luar ini banyak sekali godaan, makanya yang harus diperbuat ya memperkuat mental kita. Kehidupan rumah tangga kita juga harus diperkuat, sehingga kita tidak terpengaruh dengan ribuan informasi sinetron-sinetron yang seperti Layanan Putus ini," ucap Manajer Umum di Fakultas Kedokteran UI.
Siti mengatakan yang menjadi tugas bagi Anda yang memiliki keluarga yakni membangun pengetahuan terkait kehidupan keluarga yang baik, agar bisa membuat keluarga yang sehat.
Baca juga: 3 Ciri Keluarga Tangguh, Hasil dari Kondisi Sakinah"Sehat ini bukan hanya jasmani tetapi juga rohani, keharmonisan dalam kehidupan keluarga kita, mudah-mudahan itu menjadi benteng yang kuat," tuturnya.
Agama yang kuat juga merupakan salah satu faktor yang dapat menjaga kehidupan keluarga Anda, tutup Siti.
(est)