Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home edukasi & pesantren detail berita

3 Ciri Keluarga Tangguh, Hasil dari Kondisi Sakinah

Muhajirin Kamis, 10 Februari 2022 - 19:56 WIB
3 Ciri Keluarga Tangguh, Hasil dari Kondisi Sakinah
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PP Muhammadiyah (LP2PPM), Khoiruddin Bashori, mengatakan, selalu ada dinamika dan konflik dalam kehidupan rumah tangga. Namun, hal itu bisa dikontrol dengan komunikasi dan diskusi.

Komunikasi dan diskusi dalam mengurai masalah menjadi salah satu tameng keluarga yang tangguh. Dalam bahasa agama Islam, kondisi itu disebut keluarga sakinah. Sakinah berbeda dengan tuma'ninah. Jika tuma'ninah adalah ketenangan statis, sakinah merupakan ketenangan dinamis.

"Setiap ada masalah atau persoalan dalam keluarga sesungguhnya itu menjadi ujian, apakah keluarga yang diuji itu tanggung atau tidak," kata Khoiruddin, dikutip laman Muhammadiyah, Kamis (10/2/2022).

Dosen Universitas Ahmad Dahlan ini lalu membeberkan tiga ciri keluarga yang tangguh. Pertama, kontrol pengendalian. Keluarga yang tangguh dapat mengendalikan setiap jenis masalah.

Hal tersebut berdasarkan firman Allah Ta'ala dalam Surah Al-Anbiya ayat 35, bahwa ujian hidup meliputi dua hal yakni penderitaan dan kebahagiaan. Solusi nyata dari kedua ujian ini adalah tetap sabar dan syukur kepada Allah.

"Solusi daripada menghadapi ujian itu adalah kesabaran; sabar dalam menghadapi musibah, sabar dalam ketaatan, dan sabar dalam menjauhi maksiat. Dengan demikian, keluarga perlu melihat sisi positif di balik setiap kejadian atau musibah yang menimpa," ujar Khoiruddin.

Kedua, komitmen. Islam memandang pernikahan sebagai komitmen yang kokoh atau disebut mitsaqan ghaliza. Rasa saling percaya yang dilandasi dengan komitmen antarpasangan bisa menguatkan ikatan rumah tangga.

Keluarga yang menyia-nyiakan komitmen berarti menyia-nyiakan anugerah dari Allah Ta'ala. Itu menyebabkan ketentraman tidak pernah didapatkan.

"Keluarga yang tangguh pasti akan setia, teguh, dan ada pembuktian di dalamnya. Bukti yang dimaksud adalah sikap rela berkorban, penuh perhatian pada keluarga, serta teguh dalam memegang janji setia," ucap Khoiruddin.

Ketiga, tantangan. Dalam rumah tangga pasti menemui berbagai macam dinamika. Hal tersebut dapat diatasi secara bersama-sama. "Selain sekufu, carilah yang memiliki kemampuan dalam hal pengendalian, memiliki komitmen, dan siap untuk menghadapi segala tantangan yang ada," ucapnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan