Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home masjid detail berita

Bekas Tinta Tak Hilang Dari Kulit, Bagaimana Status Wudhunya?

fajar adhitya Selasa, 15 Februari 2022 - 12:38 WIB
Bekas Tinta Tak Hilang Dari Kulit, Bagaimana Status Wudhunya?
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sampainya air ke seluruh permukaan kulit anggota badan wajib wudhu merupakan salah satu syarat sah wudhu. Artinya, sebelum berwudhu kulit harus bersih dari segala sesuatu yang dapat mencegah air membasahi permukaan kulit seperti tinta, minyak, sticker, make up anti air, dan semacamnya.

Namun, dalam bekerja ada sebagian profesi yang mengharuskan seseorang berinteraksi dengan minyak, oli, asap pembakaran, tinta, dan semacamnya, Meskipun sudah dibasuh berkali-kali meski dengan sabun, noda tersebut belum hilang dari permukaan kulit.

Lantas, bagaimana status wudhunya?

Baca Juga: Cerita Inspiratif Pembangunan Sumber Air Ponpes Modern Gontor

Pertama, mengenai kewajiban anggota wudhu harus terbasuh sempurna dengan air berdasar hadits Rasulullah. Dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, ada seseorang yang berwudhu lalu dia membiarkan sebuah satu kuku di jari kakinya tidak terkena air. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperhatikannya dan menyuruhnya, ”Kembali, ulangi wudhumu dengan baik.” Orang inipun mengulangi wudhunya, lalu dia shalat. (HR. Muslim).

Dikutip laman Rumah Fiqih, Ketika menjelaskan hadis Umar di atas, dalam kitab Syarah Shahih Muslim, Imam An-Nawawi menjelaskan: Dalam hadits ini terdapat kesimpulan bahwa orang yang meninggalkan sebagian anggota yang wajib dibasuh maka wudhunya tidak sah. Ini perkara yang disepakati.

Dalam riwayat yang lain, Al-Imam Ahmad bin Hanbal menceritakan sebuah hadits tentang orang yang ketika shalat, ada bagian dari kakinya seukuran koin uang dirham yang tidak sempat basah kena air sewaktu berwudhu'. Dan hal itu diketahui oleh Rasulullah SAW, yang kemudian memerintahkannya untuk mengulangi wudhunya.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Wisata Halal Bukan Mensyariahkan Destinasi

Rasulullah SAW melihat seseorang shalat, sementara di punggung kakinya ada selebar koin yang belum tersentuh air. Kemudian beliau menyuruh orang ini untuk mengulangi wudhunya. (HR. Ahmad). Hadits ini menegaskan bahwa wudhu tidak sah, jika masih ada bagian anggota wudhu yang tidak terkena air, meski hanya seluas koin.

Adapun tinta, sisa hitam akibat arang pembakaran, warna oli dan semacamnya yang masih terlihat di kulit meski sudah dibasuh dikategorikan sebagai sesuatu yang berbekas. Artinya, selama bekas tersebut tidak menghalangi air ke permukaan kulit maka wudhunya sah.

Imam An Nawawi menjelaskan, jika di tangan masih ada bekas pacar kuku, dan warnanya, namun zatnya sudah hilang, atau bekas minyak kental, di mana air masih bisa menyentuh kulit anggota wudhu dan bisa mengalir di kulit anggota wudhu, meskipun tidak tertahan, wudhunya sah. (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab).

Baca Juga: Berikut 6 Rukun Wudhu Dalam Kitab Safinatun Najah Mazhab Syafii

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)