Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 15 Juli 2026
home masjid detail berita

Berikut 6 Rukun Wudhu Dalam Kitab Safinatun Najah Mazhab Syafi'i

fajar adhitya Ahad, 13 Februari 2022 - 08:15 WIB
Berikut 6 Rukun Wudhu Dalam Kitab Safinatun Najah Mazhab Syafi'i
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Suci dari hadats kecil dan besar merupakan salah satu syara sahnya shalat. Cara bersuci dari hadats kecil adalah dengan berwudhu, dan mandi untuk mensucikan diri dari hadats besar.

Wudhu yang dikerjakan secara tidak benar membuat wudhu tidak sah dan otomatis tidak terpenuhi syarat sah shalat, yakni suci dari hadats. Tidak hanya shalat, wudhu juga diwajibkan untuk ibadah lain seperti thawaf, menyentuh atau membaca Al-Qur'an.

Surat Al Maidah ayat 6:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

Baca Juga: Pakar Kecantikan: Shalat 5 Waktu dapat Jaga Kebersihan Kulit Wajah

Terdapat enam rukun wudhu sebagaimana yang disepakati para ulama fiqih. Dalam surat Al Maidah ayat enam menguraikan empat rukun wudhu. Sedangkan dua rukun lainnya ditetapkan berdasar hadits Rasulullah.

Syaikh Salim Samir Al-Hadhromi Asy-Syafi’i dalam Kitabnya Safinatun Najah menguraikan enam rukun wudhu, yakni:

1. Niat

Niat adalah menyegaja sesuatu yang dibarengi dengan mengerjakannya dan tempat niat ada di dalam hati.

2. Membasuh muka

Membasuh muka adalah dengan meratakan air mulai dari ujung tumbuhnya rambut kepala atau dahi sampai dengan dagu, dan dari telingga kanan sampai telinga kiri.

3. Membasuh dua tangan dengan air bersih mulai dari ujung jari sampai dengan dua siku.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Wisata Halal Bukan Mensyariahkan Destinasi

4. Membasuh kepala, mulai dari depan hingga belakang kepala..

5. Membasuh dua kaki dengan meratakan air mulai dari jari-jari sampai dengan dua mata kaki.

6. Tertib, yakni melakukan pekerjaan tersebut di atas sesuai dengan urutan. Bagian yang pertaa tidak didahului bagian yang lain.

Baca Juga: Macam-Macam Hadats Kecil dan Cara Menyucikannya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 15 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan