LANGIT7.ID, Jakarta - Sirkuit Mandalika menjadi lokasi untuk penyelenggaraan event internasional MotoGP Indonesia 2022. Tentunya, dalam proses pembangunan Sirkuit yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu memakan biaya yang sangat besar.
Mengutip dari berbagai sumber, Sabtu (19/2/2022), terdapat sejumlah investor besar di belakangnya, termasuk sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang memberikan dana sebesar Rp550 miliar kepada PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development (ITDC) selaku pemilik Sirkuit Mandalika.
Baca juga: Sambut MotoGP, Perbaikan Lintasan Sirkuit Mandalika DimulaiRincian pembiayaannya berupa fasilitas kredit sindikasi berupa kredit investasi pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau Street Circuit dengan limit sebesar Rp400 miliar. Selanjutnya kredit modal kerja persiapan penyelenggaraan WSBK dan MotoGP dengan limit mencapai Rp150 miliar. Tak hanya itu, ada juga fasilitas non cash loan atau SBLC dengan limit hingga EUR14,6 juta atau sekitar Rp247 miliar.
Selain Himbara, sejumlah BUMN lain juga turut kontribusi dana dalam proses pembangunan konstruksi Sirkuit Mandalika. Mereka adalah PT Wijaya Karya (Tbk) Persero, PT PP (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Baca juga: 17,5 Persen Lintasan Sirkuit Mandalika Perlu Diaspal UlangMeski begitu, belum diketahui rincian jumlah masing-masing BUMN tersebut dalam mendanai Sirkuit Mandalika. Secara keseluruhan, total pembangunan Sirkuit Mandalika mencapai sekitar Rp1,2 triliun.
Sebagai informasi, tes pra-musim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika telah digelar pada 11-13 Februari 2022. Nantinya, gelaran acara MotoGP akan dilaksanakan pada 18-20 Maret 2022.
Baca juga:
ITDC Wacanakan Tambah Alat Pembersih Lintasan Sirkuit Mandalika
Sandiaga Uno Koordinasi dengan Erick Thohir soal Pembenahan Sirkuit Mandalika(asf)