Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 11 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Lawan Flexing dan Investasi Bodong, Firman Siregar Gagas @KuliahSaham untuk Edukasi Publik

Muhajirin Senin, 21 Februari 2022 - 16:21 WIB
Lawan Flexing dan Investasi Bodong, Firman Siregar Gagas @KuliahSaham untuk Edukasi Publik
Kuliah Saham juga menggelar kuliah daring untuk edukasi publik dalam berinvestasi di bursa saham (foto: kuliahsahamindonesia.com)
LANGIT7.ID, Jakarta - Banyak masyarakat Indonesia masih gagal paham terkait investasi saham. Salah satu penyebab utama adalah pengaruh flexing atau pamer kekayaan yang marak dilakukan para influencer investasi bodong.

Demikian tutur Firman Siregar, alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menggagas akun edukasi @kuliahsaham di Instagram. Menurutnya, flexing menciptakan pola pikir negatif di tengah masyarakat. Dampak paling terlihat adalah mindset ingin cepat kaya tanpa melalui proses. Padahal, kata Firman, tidak ada kekayaan yang diraih secara instan, butuh proses dan waktu yang tak singkat.

"Ini yang kita edukasi, yang paling utama adalah mindset, karena banyak banget orang Indonesia yang berpikir kaya itu harus instan, atau pengen cepet kaya," kata Firman kepada LANGIT7.ID, Senin (21/2/2022).

Dampak dari pola pikir itu, masyarakat tak lagi berpikir cara menghasilkan investasi yang berkelanjutan. Itu menyebabkan banyak yang terjebak dengan iming-iming return besar dan terjebak investasi bodong. Akhirnya, mereka berpikir investasi bisa bikin cepat kaya dan sebagainya.

Baca Juga: Marak Pamer Kekayaan Sultan dan Crazy Rich, Profesor Ini Angkat Bicara

"Padahal itu enggak ada. Karena konsep investasi itu high risk high return, jadi yang punya potensi return besar harus juga siap dengan potensi risiko yang besar. Itu yang enggak dipikirin oleh banyak orang," ucap Firman.

Setelah edukasi tentang pola pikir, Firman melalui @kuliahsaham mengedukasi masyarakat terkait teknis investasi, money manajemen, metode dalam menganalisa saham, dan tidak mudah terpengaruh ajakan orang tanpa mengerti latar belakang alasan kenapa harus harus membeli saham tersebut.

"Jadi, mulai pola pikir, metode, sama money manajemen yang selalu coba kita edukasikan. Kemudian, membenahi sudut pandang orang terkait investasi, khususnya di saham," ucap Firman.

Tantangan @kuliahsaham dalam Edukasi Investasi

Firman menyebut, tantangan paling besar dalam mengedukasi masyarakat tentang investasi adalah membenahi pola pikir. Tak jarang, dia mendapat pesan singkat berisi pertanyaan tips cepat kaya dalam melalui investasi.

"Padahal, ga mungkin ada (kaya dalam waktu singkat). Kalau ada, artinya semua orang bisa jadi kaya," ucap Firman.

Dia menegaskan, investasi butuh proses, butuh waktu dan jam terbang. Jadi, tidak mungkin hanya dalam waktu singkat sudah bisa langsung kaya. pola pikir semacam itu yang membuat orang mudah tertipu investasi bodong.

Firman mencontohkan kasus Binomo yang akhir-akhir ini ramai di Tanah Air akibat flexing. Padahal, kata dia, influencer yang pamer harta kaya bukan dari hasil investasi atau pun dari trading. Mereka mendapatkan kekayaan dari member atau penipuan.

"Investasi itu butuh banyak waktu. Enggak mungkin cepat langsung punya Lamborghini, Ferrari. Pada akhirnya ketahuan itu barang bukan hasil investasi, tapi hasil daripada menipu banyak orang untuk join ke grupnya," tutur Firman.

Kuliahsaham (podcast) - firman siregar | Listen Notes

Di sisi lain, salah satu kebiasaan buruk masyarakat Indonesia adalah tak terlalu perhatian dengan konten-konten berbau edukasi. Padahal, konten kreator seperti Firman sudah berusaha keras membuat edukasi, namun respon publik justru kecil.

Berbanding terbalik jika berkaitan dengan konten-konten tak bermanfaat, seperti flexing, gosip artis, dan lain sebagainya. Follower akun dengan konten seperti pasti ribuan. Berbeda dengan akun edukatif, terlebih edukasi tentang saham yang belum masyhur di Indonesia.

"Itu tantangan juga buat kita semua, bagaimana agar konten edukasi ini bisa terus di share, dinikmati, bermanfaat untuk banyak orang, dan banyak orang sadar bahwa seharusnya kita mengkonsumsi hal hal yang positif, yang bentuknya edukatif dibanding sifatnya hanya entertain atau sifatnya hanya lebih ke arah kurang bermanfaat," ucap Firman.

Meski begitu, Firman mengaku tak patah semangat untuk terus mengedukasi masyarakat. Akun instagram @kuliahsaham yang dia kelola selalu diisi konten edukatif dengan tampilan menarik. Ia juga memperhatikan sisi kualitas agar mudah dimengerti saat dibaca dan didengar.

"Kita tahu, konten edukasi itu pasti ga terlalu dilirik oleh orang, apalagi kalau kita buat kurang menarik, kurang kualitasnya itu kurang. Makanya tantangan kita di tim konten bagaimana bisa membuat konten edukatif dengan sebagus mungkin, sekualitas mungkin, dan semudah mungkin untuk orang pahami, dan seenak mungkin untuk orang bisa baca dan dengar," kata Firman.

Awal Mula Merintis @kuliahsaham

Firman menjelaskan, DNA @kuliahsaham sudah ada sejak 2019 silam. Saat kuliah di IPB, ia kerap mendapat permintaan dari teman-teman kampus untuk mengisi kelas saham. Kelas tersebut tak berbentuk formal, hanya obrolan santai di kos-kosan.

Usia pertemuan tersebut, Firman kerap memberikan materi dalam bentuk PDF maupun buku terkait investasi saham. Namun, banyak yang tak membaca buku tersebut. Dia menyebut, salah satu kekurangan masyarakat Indonesia adalah minat baca yang kurang.

Dari situ Firman berpikir untuk mengkampanyekan sekaligus sharing edukasi tentang saham. Namun bukan dalam bentuk buku atau tulisan panjang. Ia memilih platform instagram sebagai media, sebab milenial saat ini banyak nongkrong di laman tersebut.

"Akhirnya gue coba bangun lewat konten instagram dalam bentuk carousel. Jadi konten slide per slide. Awalnya ga terlalu berharap banyak, intinya yang gue pikirin bisa sharing edukasi tentang saham, kalau ada yang nanya, gue forward aja beberapa materi yang sudah gue buat dalam bentuk konten di instagram," ucap Firman.

Berkat kegigihannya dalam mengedukasi publik melalui media sosial, hari ini akun instagram memiliki follower hingga lebih dari 465 ribu. Kontennya pun beragam dan menarik tak sebatas gambar namun juga konten audio visual di fitur reels milik instagram.

Selain itu, @kuliahsaham tak sebatas membagikan konten semata namun juga sesuai namanya, mengadakan kuliah saham untuk siapapun yang mau belajar investasi saham. @kuliahsaham juga membuka membership dan memberikan banyak manfaat bagi publik yang mendaftar.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 11 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan