Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

PUPR Bersama Hutama Karya Percepat Pembangunan Huntap di Semeru

ahmad zuhdi Selasa, 22 Februari 2022 - 09:38 WIB
PUPR Bersama Hutama Karya Percepat Pembangunan Huntap di Semeru
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) berupa rumah khusus (rusus) sebanyak 1.951 unit. Foto: Humas PUPR.
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan bersama dengan BUMN PT Hutama Karya memulai pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban erupsi Gunung Semeru sesuai instruksi Presiden Jokowi, berupa rumah dengan teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat), konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak, tetapi sebagai upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

"Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya,” kata Basuki dalam keterangannya, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga: Pemerintah Segera Menerbitkan Aturan Ambang Batas Biaya Kamar di Mandalika

Kementerian PUPR saat ini tengah melakukan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) berupa rumah khusus (rusus) sebanyak 1.951 unit di Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Pembangunan rusus ini merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memulihkan kerusakan pascabencana Erupsi Gunung Semeru pada Desember 2021 lalu.

"Huntap RISHA yang dibangun adalah rumah tipe 36, di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro , untuk merelokasi warga terdampak erupsi yang berasal dari tersebar di tujuh desa di Kabupaten Lumajang yakni Desa Sumbersari, Desa Kebondeli Utara, Desa Kebondeli Selatan, Desa Curah Koboan, Desa Gumukmas, Desa Kamarkrajan, dan Desa Kajar Kuning," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Rusun Senilai Rp6,1 M untuk Pesantren Miftahul Huda

Berdasarkan data, hingga saat ini sudah diselesaikan pekerjaan pondasi sebanyak 631 unit, perakitan rangka RISHA yang telah selesai sebanyak 342 548 unit, pekerjaan pasangan dinding sebanyak 112 344 unit, dan pekerjaan penutup atap sebanyak 7 88 unit.

"Ditargetkan penyelesaian secara bertahap sebanyak 126 unit pada akhir Februari 2022 dan penyelesaian 1.825 unit pada akhir April 2022," ujar Iwan. Selain bangunan, kawasan Huntap juga akan dilengkapi fasilitas lain untuk mengakomodasi kegiatan sehari-hari warga seperti, fasilitas umum, masjid, sekolah, sarana olahraga, lapangan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pasar, dan tempat pemakaman.

Baca Juga: Mengunjungi 7 Masjid di Sekitar Stasiun MRT ASEAN, Ini Daftarnya

Sebelumnya, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui Tim Proyek DSU Bendungan Semantok Nganjuk dan Tim Proyek Bendungan Gongseng Bojonegoro langsung melakukan aksi cepat tanggap bencana dengan menyalurkan ratusan paket sembako dan sejumlah uang tunai. Bantuan disalurkan di beberapa lokasi diantaranya Posko Pendopo Arya Wiraraja dan Posko Desa Oro-Oro Ombo KecamatanPronojiwo Kabupaten Lumajang dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa bantuan ratusan paket sembako dan uang tunai yang diberikan perusahaan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus wujud nyata kehadiran BUMN untuk Indonesia. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian yang dilakukan oleh TJSL HK Group untuk penanganan dan aksi cepat tanggap bencana alam erupsi Gunung Semeru.

“Sebagai bentuk aksi cepat tanggap bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi di Kabupaten Lumajang, kami telah menginstruksikan beberapa tim proyek perusahaan yang berdekatan langsung dengan lokasi bencana untuk segera menyalurkan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok yang diperlukan oleh masyarakat terdampak bencana,” ujar Tjahjo.

Baca Juga: Ustaz Khalid Basalamah: Hujan Itu Rahmat, Maka Jangan Mengeluh

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ratusan paket sembako pendistribusian tahap satu ini terdiri dari beras, gula, mie instan, air mineral, popok bayi, masker medis dan uang tunai senilai puluhan juta Rupiah. Paket sembako dan uang tersebut telah disalurkan melalui Posko Satgas Bencana BUMN di Jawa Timur yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dalam pendistribusian ke beberapa wilayah dan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Bantuan yang disalurkan pada tahap pertama ini semoga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok para pengungsi yang telah berhasil di evakuasi. Selanjutnya TJSL HK Group akan menyalurkan bantuan tahap dua yang dilakukan oleh anak perusahaan Hutama Karya untuk mendorong percepatan proses pemulihan para korban terdampak bencana erupsi Merapi Semeru,” ujarnya.

Sejarah Hutama Karya

Tahun 1960 merupakan tonggak transfromasi Hutama Karya dari perusahaan swasta 'Holladsche Beton Maatshappij' menjadi PN. HUTAMA KARYA. Sejak fase transformasi, PN. Hutama Karya telah menghasilkan karya konstruksi yang bernilai sejarah dan monumental seperti Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta, dan Monumen Patung Dirgantara di Pancoran, Jakarta.

Menandai dimulainya teknologi Beton pra-tekan di Indonesia, dimana PN. Hutama Karya menjadi yang pertama kali mengenalkan sistem prategang BBRV dari Swiss. Sebagai wujud eksistensi terhadap teknologi ini PN. Hutama Karya membentuk Divisi khusus pratgeang. Pada dekade ini pula, Hutama Karya berubah status menjadi PT Hutama Karya (Persero).

Mengantisipasi tantangan bisnis konstruksi yang semakin kompetitif Hutama Karya kembali melakukan inovasi melalui diversifikasi usaha dengan mendirikan Unit Bisnis Haka Pole yang merupakan pabrik penghasil tiang penerangan jalan umum sebagai tipe dari baja bersegi delapan (oktagonal), serta melakukan ekspansi usaha di luar negeri yang menjadi awal inovasi teknologi konstruktif dengan diciptakannya LPBH (Landasan Putar Bebas Hambatan)-80 ‘SOSROBAHU’ oleh Dr. Ir. Tjokorda Raka Sukawati.

Sejalan dengan pengembangan inovasi yang terus ditingkatkan, juga seiring dengan pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi konstruksi, Hutama Karya telah mampu menghasilkan produk berteknologi tinggi berupa Jembatan Bentang Panjang (Suspension Cable Bridge, Balanced Cantilever Bridge, Arch Steel Badge, Cable Stayed). Kala itu, Hutama Karya juga sukses memenuhi standar internasional dalam hal kualitas, keselamatan kerja dan lingkungan dengan diraihnya sertifikat ISO 90002:1999.

Memasuki era milenia dimana dinamika perekonomian semakin pesat, Hutama Karya merevitalisaasi diri dengan melakukan pengembangan usaha untuk sektor -sektor swasta melalui pembangunan High Rise Building (Bakrie Tower dan Apartemen-Apartemen) maupun infrastruktur lainnya seperti jalan tol. Seiring dengan perkembangan tersebut, kualitas dan mutu tetap menjadi perhatian, yang dibuktikan dengan diraihnya sertifikat ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007.

Lepas satu dekade di era milenia, Hutama Karya semakin menguatkan eksistensinya di industri konstruksi nasional. Hal ini ditandai dengan diversifikasi usaha melalui pendirian anak perusahaan di bidang pengembangan properti dan manufaktur aspal serta baja.

Pada 2014, Hutama Karya resmi menerima penugasan Pemerintah untuk mengembangkan Jalan Tol Trans-Sumatera. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 Tahun 2014 yang kemudian diperbarui menjadi Perpres Nomor 117 Tahun 2015, Hutama Karya diberi amanah mengembangkan 2.770 kilometer jalan tol di Sumatera dengan prioritas 8 ruas pertama hingga tahun 2019 sepanjang 650 kilometer.

Di saat ini pulalah, PT Hutama Karya (Persero) kembali mendirikan anak perusahaan baru di bidang Konstruksi Infrastruktur Jalan Tol dan Jembatan untuk mendukung mandat pemerintah tersebut. Penugasan ini merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perusahaan, karena pada masa inilah PT Hutama Karya (Persero) mulai menuliskan sejarah barunya sebagai Pengembang Infrastruktur Terkemuka Indonesia atau Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Developer.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)