LANGIT7.ID, Semarang - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga Jawa Tengah (Jateng) mewaspadai cuaca ekstrim dari tanggal 1-3 Maret 2022.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang Sutikno mengatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, diidentifikasi adanya sirkulasi siklonik di perairan selatan Pulau Jawa menyebabkan adanya belokan angin di wilayah Jawa Tengah.
“Selain itu anomali suhu muka laut di Samudera Hindia selatan Jawa yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah,” kata Sutikno dikutip Selasa (1/2/2022).
Baca juga: BMKG: Ada Ancaman Bencana Hidrometeorologi Pasca Gempa PasamanKelembaban udara yang relatif cukup tinggi turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia. Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada Kuadran 4 (Indian Ocean) yang menunjukkan kontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia signifikan.
"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada 1 - 3 Maret 2022," jelasnya.
Untuk itu BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi; seperti lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.
"Terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," paparnya.
Baca juga: Musim Pancaroba Tiba, Bahaya Penyakit DBD MengintaiBMKG sendiri memprediksikan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah, Selasa (1/3/2022), meliputi wilayah Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Sukoharjo, Karanganyar, Kendal, Batang, Kab. Pekalongan, Pemalang, Batang, Kab. Tegal, Brebes, Kudus, Kab. Semarang, Salatiga, Temanggung, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Sragen, Blora, Pati, Rembang, Jepara, Demak, Karimun Jawa dan sekitarnya.
Rabu (2/3/2022) meliputi wilayah Cilacap, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Blora, Rembang, Jepara, Demak, Pati, Kab. Semarang, Salatiga, Temanggung, Kendal, Batang, Kab. Pekalongan, Pemalang, Kab. Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
Sedangkan, Kamis (3/3/2022) meliputi wilayah, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kab. Semarang, Salatiga, Temanggung, Kendal, Batang, Kab. Pekalongan, Pemalang, Kab. Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
(sof)