LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berencana menerapkan dan memberlakukan
Visa On Arrival (VoA) atau penerapan visa kunjungan setelah dibukanya Bali bagi wisatawan mancanegara dan pelaku perjalanan luar negeri.
Menurut Sandiaga, hal itu sebagai tindak lanjut dalam percepatan kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja di Bali.
“Terkait pembukaan Bali, sudah berkoordinasi dengan Gubernur bahwa ada beberapa masukan yang nanti bisa ditindaklanjuti termasuk mendorong penerapan VoA kembali,” ujar Menparekraf dikutip Selasa, (1/3/2022).
Baca juga: Pemerintah akan Bebaskan PPLN Masuk Tanpa KarantinaMenurut Sandiaga, berdasarkan masukan dari para pelaku pariwisata, VoA diharapkan bisa kembali diterapkan sebagai bagian dari pembukaan Bali kembali bagi wisatawan mancanegara, terkait kasus mafia visa, Menparekraf Sandiaga menjelaskan pihaknya sudah menindaklanjuti beberapa temuan terkait oknum-oknum yang mengambil kesempatan.
“Kemenparekraf juga sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwajib untuk membina dan memberikan teguran kepada oknum-oknum tersebut. tapi seandainya berlanjut kita tidak akn mentoleransi karena ini mencoreng pariwisata kita yang sedang bangkit,” ungkapnya.
Sandiaga berharap, semua pelaku industri pariwisata dapat mematuhi peraturan dalam rangka pembukaan kembali Bali ini dan mengedepankan keramahtamahan rakyat Indonesia.
“Sejalan dengan itu kita juga harus memperbaiki regulasinya karena yang menjadi bottle neck atau penghambat itu adalah regulasi, biaya, dan durasi waktu yang harus dilalui untuk mendapat eVisa dan ini kita akan perbaiki," katanya.
Baca juga: Bali Terapkan Mekanisme Karantina Sistem Bubble, Berikut PanduannyaSelain itu, dalam upaya menggairahkan dan menggerakan ekonomi Bali Sandiaga akan mempersiapkan event-event internasional, dan mempersiapkan beberapa side event untuk perhelatan G20.
"Terhadap event internasional seperti tadi kami membawa sport television confrence di Desember 2022 yang akan mendatangkan 2.000 peserta dari mancanegara, juga terkait persiapan G20 dan kebangkitan ekonomi terhadap peluang usaha dan lapangan kerja di Bali. Maka tadi kami sepakati langkah-langkah untuk pembukaan Bali," ujarnya.
Kemudian, Sandiaga juga menjelaskan akan ada join statement untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terkait peraturan karantina antara kemenparekraf dengan BNPB.
"Kebetulan Prof Wiku baru selesai melakukan kunjungan ke Bali untuk melakukan peninjauan terhadap fasilitas karantina. Terkait direct flight, selain Garuda ada Singapore Airlines, Jet Star, dan Scoot Tiger. Nanti akan ada KLM dan beberapa penerbangan lainnya," ujarnya.
(sof)