Media Sosial Ansan Greeners jadi Terbesar di K-League Sejak Rekrut Asnawi
arif purniawanAhad, 06 Maret 2022 - 18:37 WIB
Asnawi Mangkualam ditengarai menjadi penyebab pengikut Ansan Greeners di media sosial melejit (foto: instagram/ @ansangreenersfc)
LANGIT7.ID, Jakarta - Instagram Ansan Greeners, klub K League 2 2022, memiliki pengikut terbanyak di banding klub K League 2 lainnya. Bahkan saat ini menjadi salah satu akun tertinggi dibandingkan klub yang berkompetisi di K League.
Saat ini, follower atau pengikut Instagram Ansan Greeners mencapai 126.000. Sementara tim K League 2 lainnya seperti Seoul E Land, di ibukota Korea, baru mencapai 17.100, Busan I-Park memiliki pengikut 13.300. Sedangkan Klub K League seperti Suwon Samsung, baru mencapai di angka 40.500 dan Daegu FC juga hampir sama penggikutnya hanya 41.800.
Setelah mengontrak Asnawi jelang musim lalu, banyak penggemar mulai memperhatikan Ansan.
Asnawi merupakan pemain K League pertama dari Indonesia dan seorang bintang besar di Indonesia. Media Korea Selatan, Sports G menganalisa segera setelah bergabung, banyak orang Indonesia datang ke Ansan untuk menonton penampilan Asnawi.
Ketertarikan fans Indonesia tak berhenti sampai di situ. Fans mengirimkan banyak permintaan pengikut ke layanan jejaring sosial.
Faktanya, klub Ansan yang sebelumnya hanya memiliki 5.000 pengikut hingga Januari tahun lalu, tiba-tiba melonjak setelah merekrut Asnawi. Hingga saat ini, sudah mencapai 126.000.
Klub Ansan bahkan memperluas cakupannya ke TikTok. TikTok adalah layanan media sosial berbasis video buatan China. Ini adalah mengunggah video pendek. Pada Oktober tahun lalu, ada lebih dari 1 miliar pengguna TikTok di seluruh dunia, meningkat pesat dari hanya 55 juta tiga tahun lalu.
“Sebelum musim ini, kami membuat konten TikTok bersama. Baru beberapa saat sejak dimulai, tetapi sudah memiliki seribu pengikut. Kami mengirimkan banyak minat terutama kepada penggemar Indonesia,” tutur salah satu pejabat Ansan Greeners, dikutip dari Sports G.
Alasannya, karena TikTok laris di Indonesia. Menurut survei layanan TikTok yang dilakukan pada Januari 2022, Indonesia menempati peringkat kedua dalam jumlah pengguna di seluruh dunia (sekitar 92 juta), setelah Amerika Serikat (sekitar 131 juta). Itu sebabnya permintaan sangat besar.
Namun tidak seperti konten yang lain, Ansan Greeners menuntut pemain untuk bisa menjadi “aktor” dalam TikTok. Merea harus menari mengikuti musik, atau memamerkan bakat pemain.
“Awalnya sedikit malu. Setelah syuting beberapa kali, itu semakin menarik. TikTok juga merupakan platform media sosial yang populer untuk pelajar. Makanya kami menggunakan pemain muda,” katanya.
“Bahkan pemain yang lebih tua pun menyadari keberadaan TikTok. Sebaliknya, pemain muda berpartisipasi aktif di dalamnya. Pemain asing, termasuk Asnawi, juga sangat menikmatinya. Sekarang, pemain asing juga tampil di TikTok,” imbuh pejabat Ansan Greeners.