LANGIT7.ID, Jakarta - Menko Perekonomian,
Airlangga Hartarto optimistis, generasi muda berkarakter Islami dan berjiwa wirausaha dapat terlahir dari Organisasi Islam, seperti Muhammadiyah.
"Pemuda
Muhammadiyah diharapkan dapat melahirkan ide baru untuk membawa ekonomi Indonesia ke arah yang lebih baik. Kader Muhammadiyah juga harus meneladani Nabi Muhammad SAW pada sisi kewirausahaannya," kata dia dalam keterangannya, dikutip Kamis (10/3/2022).
Untuk itu, Airlangga mengajak Pemuda Muhammadiyah turut meningkatkan rasio kewirausahaan Tanah Air. Hal itu dilakukan dengan menjadi wirausaha masa depan yang meneladani Rasulullah sebagai wirausahawan sejati.
Baca Juga: Mengenal Metode Hisab Awal Ramadhan Versi MuhammadiyahMenurutnya, meneladani Rasul sebagai wirausahawan akan berdampak luas terhadap masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. Pasalnya, menjadi wirausaha akan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat luas.
"Hal ini menjadi langkah dakwah progresif di era kekinian. Dakwah progresif melalui jalur wirausaha berbasis digital selain sesuai dengan kebutuhan umat dan masyarakat, juga memiliki akar atau landasan yang jelas yaitu meneladani Rasulullah," ujarnya.
Seperti diketahui, pengguna digital di Indonesia hingga Januari 2022, jumlah mobile connection mencapai 370 juta atau 133,3 persen dari total populasi. Dengan rata-rata waktu yang dihabiskan satu orang untuk berselancar di internet adalah 8 jam setiap harinya.
“Dalam jangka waktu 2021-2022, pengguna internet di Indonesia juga meningkat 2,1 juta dari sebelumnya. Hal tersebut akan menjadi modal bagus untuk kita membangun perekonomian di era digital,” ujarnya.
Sementara menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, Indonesia memiliki 64,5 juta pemuda dari 270,2 juta penduduk. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki bonus demografi, di mana penduduknya lebih banyak berusia produktif ketimbang lanjut usia.
“Ini berarti kader Pemuda Muhammadiyah sebagai generasi masa kini akan terlibat di dalamnya, dan memainkan peranan penting. Kemampuan dan keunggulan digital natives yang dimiliki generasi muda harus terus diasah,” ungkap Airlangga.
(bal)