Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Wujud Bakti Anak, Menkeu Ziarah ke Makam Orang Tua

fajar adhitya Selasa, 15 Maret 2022 - 06:30 WIB
Wujud Bakti Anak, Menkeu Ziarah ke Makam Orang Tua
Menkeu Sri Mulyani ziarah kubur ke makam orang tuanya. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Berziarah ke makam orang tua merupakan salah satu bentuk bakti anak kepada orang tua yang sudah wafat. Anak dapat mendokan dan memohonkan ampunan untuk orang tua yang sudah meninggal.

Demikian pula yang dilakukan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat berkunjung ke kampung halamannya di Semarang, Jawa Tengah. Ia bersama suami berziarah ke makam orang tua, Prof Satmoko dan Prof Dr Retno Sriningsih Satmoko.

Baca Juga: Sri Mulyani Optimis Indonesia Mampu Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19

“Membaca Yasin dan Al-Fatihah untuk kedua orang tua yang sudah membesarkan, mendidik dan membentuk kami 10 putra-putrinya menjadi seperti sekarang,” kata Sri Mulyani dalam unggahan di akun Instagram-nya, dikutip Selasa (15/3/2022).

Ziarah dalam tradisi masyarakat Jawa dikenal sebagai Nyekar yang berarti bunga. Sebab, saat berziarah lazimnya bakti yang tidak terputus untuk kedua almarhum orang tua.

Baca Juga: 4.246 Proyek Infrastruktur Dibiayai Surat Berharga Syariah Negara

“Semoga semua amal kebaikan beliau diridai dan diterima Allah SWT, diampuni seluruh kekhilafan dan kesalahan, dan selalu mendapat lindungan Allah SWT dan tempat terbaik di alam kubur hingga akhir zaman,” kata Sri Mulyani.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)