LANGIT7.ID, Jakarta - Peristiwa gempa bumi yang menyebabkan kerusakan paling parah pernah menguncang beberapa negara.
Gempa disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik sehingga menghasilkan energi dipancarkan ke segala arah, berupa gelombang gempa sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan Bumi.
Besar atau tidaknya gempa Bumi dinilai berdasarkan skala magnitudonya. Semakin besar magnitudo, tinggi pula tingkat kerusakan yang terjadi.
Beberapa negara pernah mengalami gempa bumi terbesar bahkan salah satunya terjadi di Indonesia.
Baca juga: Gempa M 7,3 Guncang Jepang, Bayang-bayang Bencana 2011 di FukushimaBerikut deretan, gempa terbesar di dunia, melansir dari Geology Science, Kamis (17/3/2022).
1. Kamchatka (9,0 magnitudo - November 1952)Gempa Bumi di Severo-Kurilsk pada 1952 mengguncang pesisir Semenanjung Kamchatka, Rusia. Peristiwa ini berlangsung dengan kekuatan 9,0 magnitudo, sehingga memicu tsunami besar yang menerjang kota Severo-Kurilsk, 5 November 1952, pukul 5 pagi.
Tsunaminya terjadi hingga tiga kali gelombang dengan ketinggian sekitar 15-18 m. Gempa Kamchatka tercatat sebagai gempa bumi terdahsyat yang pernah melanda Eropa, khususnya negara Rusia.
Akibatnya, peristiwa ini 2.336 orang tewas dari total jumlah penduduk di wilayah tersebut yang hanya sekitar 6.000 orang. Penduduk selamat kemudian dievakuasi ke Rusia dan pemukiman Severo-Kurilsk dibangun di tempat lain.
![5 Gempa Bumi Terbesar di Dunia, Salah Satunya di Indonesia]()
Dampak gempa Tohoku, Jepang yang menyebabkan reaktor nuklir di PLTN Fukushima meledak (foto: Langit7/ iStock)
2. Tohoku, Jepang (9,1 magnitudo - 11 Maret 2011)Salah satu gempa terdahsyat yang terjadi di Jepang merupakkan gempa Tohoku, 11 Maret 2011, berkekuatan 9,1 magnitudo.
Gempa ini mengakibatkan gelombang tsunami setinggi 10 meter. Sebanyak 15 ribu orang meninggal dunia, dan 450 ribu penduduk kehilangan tempat tinggal.
Tak hanya itu, gempa ini memicu reaktor nuklir di PLTN Fukushima meledak. Akibatnya, ada radiasi besar terjadi di sekitar kawasan PLTN yang membahayakan kehidupan manusia.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nias Selatan, Tak Berpotensi Tsunami![5 Gempa Bumi Terbesar di Dunia, Salah Satunya di Indonesia]()
Dampak gempa Aceh yang menyebabkan tsunami (foto: Langit7/ iStock)
3. Aceh, Indonesia (9,1 magnitudo - 26 Desember 2004)Gelombang tsunami terjadi di pesisir Aceh mencapai ketinggian 30 meter diakibatkan oleh gempa dengan kekuatan 9,1 magnitudo.
Sebanyak 15 negara ikut terdampak, termasuk Sri Lanka, India, Thailand, Somalia, Myanmar, Maladewa, Malaysia, Tanzania, Seychelles, Bangladesh, Afrika Selatan, Yaman, Kenya, dan Madagaskar.
Adapun pusat gempa berada 250 km tenggara Banda Aceh, pada kedalaman 30 km. Tercatat, ada 227.900 korban tewas, 1,7 juta penduduk mengungsi di 14 negara Asia Selatan serta Afrika Timur.
4. Alaska, Amerika Serikat (9,2 magnitudo - 27 Maret 1964)Gempa Bumi Alaska dikenal sebagai gempa Jumat Agung karena terjadi pada hari Jumat Agung, di wilayah Prince William Sound, Alaska.
Gempa tersebut memicu tsunami setinggi 27 kaki (8,2 meter). Akibatnya sebanyak 139 orang diyakini tewas, 15 akibat gempa itu sendiri, 106 karena tsunami susulan di Alaska, 5 meniggal diterpa tsunami di Oregon, dan 13 akibat tsunami di California.
Selain itu, kerusakan paling parah terjadi di kota Anchorage, 120 km dari pusat gempa, Guncangannya dilaporkan berlangsung selama 3 menit.
Baca Juga: Masyarakat Wajib Tahu, Ini 3 Aplikasi Cek Informasi Gempa5. Valdivia, Chile (9,5 magnitudo - 22 Mei 1960)Peristiwa ini dikenal sebagai gempa besar Chili, yang terjadi di Spanyol, Gran terremoto de Chile. Gempa Bumi Chili adalah gempa paling kuat yang pernah tercatat.
Gempa terjadi pada 22 Mei sore hari (19:11 GMT), sekitar 100 mil (160 km) di lepas pantai Chili, sejajar dengan kota Valdivia. Gempa ini berlangsung sekitar 10 menit dan memicu tsunami besar dengan gelombang hingga 25 meter.
Jumlah korban tewas Gempa Valdivia tahun 1960 tidak pasti, tetapi diperkirakan sekitar 6.000 nyawa tewas dan 3.000 orang terluka.
(sof)