Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Sistem Pendidikan Menurut Al-Qur'an, Sinergi Proses Ta'lim dan Tarbiyah

Muhajirin Kamis, 17 Maret 2022 - 18:00 WIB
Sistem Pendidikan Menurut Al-Qur'an, Sinergi Proses Ta'lim dan Tarbiyah
Ustadz Adi Hidayat (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menekankan, proses belajar dalam Al-Qur'an sangat sempurna. Belajar merupakan salah karakter dasar yang melekat pada nilai-nilai kemanusiaan.

Aspek pembelajaran harus diterjemahkan berdasarkan dalil-dalil Al-Qur'an agar tujuan belajar bisa tercapai. Dalam Al-Qur'an ada dua istilah yang selalu bersandingan yakni ta'lim (pengajaran) dan tarbiyah (pendidikan/merawat).

"Pertanyaannya, bagaimana menerjemahkan aspek pembelajaran ini, sehingga jadi sistem yang terukur, sehingga semua potensi pengetahuan bisa dikeluarkan dengan baik, dan menghasilkan hasil paling purna. Ada pendidikan, ada pengajaran, itu berbeda," kata UAH melalui Akhyar TV, dikutip Kamis (17/3/2022).

Al-Qur'an memisahkan dua bagian tersebut, yakni ta'lim dan tarbiyah. Pengajaran dibahasakan dengan kata ta'lim. Ta'lim artinya hanya sekadar transformasi pengetahuan kepada murid. Namun, jika proses transformasi itu disertai dengan perhatian, perawatan, melihat aspek pertumbuhan serta kekurangan dan kelebihan murid maka berubah menjadi tarbiyah.

Baca juga: Juru Damai, Posisi Umat Islam di Tengah Konflik Rusia-Ukraina

"Tarbiyah dari kata rabba yurabbi, yang melakukan disebut murabbi. Jadi di Al-Qur'an ada istilah pendidikan dan pengajaran. Keduanya disatukan membentuk sinergi yang sangat luar biasa," kata UAH.

Al-Qur'an selalu mengarahkan agar pengetahuan ditransfer kepada murid dengan memperhatikan, menyempurnakan kekurangan dan mempertahankan kelebihan, lalu dibimbing sampai muncul kualitas yang luar biasa.

"Secara singkat, kalau kita ingin menerapkan proses pendidikan secara terukur dan cara yang baik, dengan hasil yang luar biasa, maka kata Qur'an jangan pisahkan keduanya. Satukan proses ta'im dengan proses tarbiyah," ucap UAH.

Ta'lim dan Tarbiyah selalu bersanding. Ketika berbicara sistem pendidikan di dalam Al-Qur'an, tidak ada pemisahan dikotomi antara ta'lim dan tarbiyah. Keduanya saling bersinergi. Satu kesatuan yang tak boleh dipisah. Pengetahuan ditransfer, aspek perawatan juga diberikan.

Bagaimana Qur'an mengarahkan penyatuan antara ta'lim dan tarbiyah itu? Ha itu bisa dilihat dalam Surah Al-'Alaq ayat pertama. Allah Ta'ala berfirman:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan."

Baca juga: Cara Cerdas agar Ilmu Bermanfaat Dunia dan Akhirat

Iqra' adalah aspek ta'lim. Sementara bismirabbika adalah aspek tarbiyah. Allah menegaskan dalam ayat itu agar manusia mau membaca dan membaca. Bukan sekadar memperoleh pengetahuan saja. Namun, pengetahuan itu harus mengantarkan kepada Allah, Al-Khaliq yang menunjuki manusia segala kebaikan dan menciptakan begitu mudah.

Ada pakar tafsir menjelaskan alasan kata iqra disandingkan dengan Khalaq. Nama Allah menggunakan sifat rububiyahnya, yang diambil dari kata tarbiyah. Lalu, tidak pernah disebutkan kata khalaq dalam Al-Qur'an kecuali merujuk pada proses penciptaan, dan sistem kehidupan yang sempurna.

"Seakan-akan Allah ingin menyampaikan pesan bahwa proses orang belajar itu hakikatnya bukan sekadar pandai, tapi supaya bisa menciptakan dalam hidupnya menghasilkan nilai-nilai kehidupan yang sempurna," kata UAH.

Jadi, jika selama ini belajar tapi tidak mampu mengantarkan pada tingkat pemahaman tentang Al-Khaliq, maka ada yang salah dalam proses belajar. Sebab, tujuan belajar bukan sekadar pintar saja, tapi kepintaran itu bisa membawa kepada kehidupan yang sempurna.

"Kalau selama ini anda belajar, tapi tidak bisa pengetahuan anda tidak bisa membawa lebih baik, tidak menjadi makhluk yang sempurna, ada yang salah dalam cara anda belajar. Karena tujuan dari belajar adalah bukan hanya membuat anda pintar, tapi kepintaran itu bisa membantu proses kehidupan anda," ucap UAH.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)