Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Cara Cerdas agar Ilmu Bermanfaat Dunia dan Akhirat

Muhajirin Rabu, 02 Maret 2022 - 19:00 WIB
Cara Cerdas agar Ilmu Bermanfaat Dunia dan Akhirat
Ilustrasi (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Niat merupakan elemen penting yang menjadi penyebab ilmu-ilmu ulama terdahulu bermanfaat hingga kini. Niat merupakan awal segala tindakan. Niat baik akan menghasilkan kebaikan pula. Demikian pula sebaliknya.

Dalam ajaran Islam, niat menjadi amalan penentu bagi seorang pelajar. Niat yang lurus hanya karena Allah akan mengantarkan seorang pelajar meraih keberkahan ilmu yang dipelajari.

“Niat yang benar karena Allah. Kalau niat ibadah, dunia pasti ikut. Jangan khawatir,” kata Ustadz Adi Hidayat (UAH) melalui kanal YouTube-nya, dikutip Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Pemuda Hebat Dalam Pandangan Al-Qur'an, Bukan Sekadar Pintar

Ini yang menjadi rahasia ulama-ulama terdahulu, sehingga mereka mampu melahirkan karya fenomenal yang bermanfaat sampai saat ini. Siapa yang tak kenal Imam Bukhari, Imam Muslim, Ibnu Sina, Al-Kindi, Al-Farabi, Al-Khawarizmi, Al-Battani, Jabir bin Hayyan.

“Apa yang mereka lakukan sejak awal (adalah) membangun semua persepsi ilmunya, didasari niat yang tertancap kuat mengakar ke jiwa mereka menjulang ke langit, dan mereka niatkan hanya untuk Allah saja,” kata UAH.

Para ulama itu memiliki niat mempelajari suatu bidang keilmuan karena Allah. Mereka berniat menuntut ilmu untuk beribadah, bukan untuk mendapatkan segepok rupiah.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah pernah mengingatkan agar para penuntut ilmu tidak menjadikan dunia sebagai tujuan. Dunia semakin dikejar akan semakin menjauh. Dunia seperti bayangan yang tak bisa dicapai, apalagi dilampaui.

“Anda akan capek sendiri. Maka caranya, tinggalkan, maka bayangan akan mengikuti. Pun demikian, kalau kita niatkan karena Allah, satu punya nilai ibadah, dan punya nilai kebaikan,” tutur UAH.

Baca juga: UAH: Pemilihan Mushaf Berpengaruh dalam Menghafal Al-Qur'an

Seseorang yang menuntut ilmu karena niat ibadah, maka Allah yang akan memberikan bimbingan agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat dunia akhirat. Keberkahan akan turun kepada ilmu yang didapat. Sehingga, karya-karyanya akan abadi tak punah ditelan zaman.

“Silakan belajar apapun, nanti setelah lulus, ketika kalian niat karena Allah, maka Allah akan membimbing ilmu untuk melahirkan karya yang bermanfaat. Seorang arsitek bisa membuat bangunan yang bermanfaat, nanti insting itu akan dibimbing oleh Allah,” tutur UAH.

Konsep niat ini berlaku untuk semua bidang keilmuan. Tak hanya ilmu syariat saja, tapi ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kemaslahatan manusia juga demikian. Seperti ilmu kedokteran, politik, ekonomi, hukum, dan lain sebagainya.

“Pun demikian, ketika belajar ilmu hukum, ekonomi, dan lain sebagainya. Ketika benar niatnya, pasti arahnya benar. Mustahil akan menyimpang dari kaidah-kaidah kebenaran,” tuturnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)