Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

UAH: Pemilihan Mushaf Berpengaruh dalam Menghafal Al-Qur'an

Muhajirin Selasa, 18 Januari 2022 - 17:00 WIB
UAH: Pemilihan Mushaf Berpengaruh dalam Menghafal Al-Qur'an
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Proses menghafal Al-Qur'an tidak hanya membaca ayat per ayat secara berulang, sehingga hafal otomatis dalam pengucapan. Pada proses menghafal, unsur ingatan visual juga sangat ditekankan.

Setia dengan satu jenis mushaf merupakan saran penting dari para guru-guru tahfidz. Sebaiknya mengkhatamkan 30 juz dengan satu jenis cetakan mushaf lalu murajaah hafalan dengan jenis mushaf yang sama.

Unsur ingatan visual sangat susah didapatkan jika calon penghafal gonta-ganti mushaf Al-Qur'an. Kebiasaan ini membuat hafalan Qur'an tidak disertai ingatan pada tulisan-tulisannya, terjadi kebingungan saat hafalan terhenti di pertengahan ayat, hafalan tidak terasa kesalahan meski ada ayat yang terlewatkan, dan mengucapkan hafalan dengan tergesa-gesa tanpa terbayang huruf-hurufnya.

Pada dasarnya, boleh saja berganti mushaf asal menggunakan satu jenis cetakan saja. Sehingga ingatan visual dalam ingatan dan mushaf di tangan memiliki bentuk yang sama.

Menurut dai Kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH), ada tiga jenis mushaf yang kerap ditemui. Pertama, mushaf Tajwid. Mushaf ini biasanya digunakan untuk membantu seseorang benar membaca Al-Qur'an.

Kedua, mushaf tafsir. Mushaf ini ditandai dengan per kata dan ada terjemahan. Ini kalau ingin mudah memahami Al-Qur'an per ayat maupun perkata bisa menggunakan mushaf jenis ini.

"Tapi, mushaf ini disarankan tidak digunakan untuk menghafal, karena progresnya agak lambat. Kalau ingin menghafal Al-Qur'an, dari mushaf tahfiz," kata UAH dikutip kanal YouTube taman firdaus, Selasa (18/1/2022).

Ada beberapa kriteria mushaf untuk hafalan, di antaranya satu halaman terdapat 15 baris, menggunakan khat Indonesia atau Madinah, hingga huruf-huruf yang tercetak terlihat jelas sehingga bisa digunakan dalam waktu panjang.

Yahya Bin 'Abdurrazzaq Al-Ghautsani dalam Kaifa Tahfadz Al-Qur'an mengatakan, bagaimana pun cara menghafal Al-Qur'an yang penting tidak boleh berganti-ganti mushaf. Ini agar hafalan Qur'an tidak terjadi kebingungan dalam ingatan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)