Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pemuda Hebat Dalam Pandangan Al-Qur'an, Bukan Sekadar Pintar

Muhajirin Sabtu, 05 Februari 2022 - 17:12 WIB
Pemuda Hebat Dalam Pandangan Al-Qur'an, Bukan Sekadar Pintar
Ustadz Adi Hidayat (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan ciri-ciri pemuda hebat menurut pandangan Al-Qur'an. Kehebatan itu tak sekadar hebat secara intelektual maupun emosional saja.

Salah satu ayat yang berbicara tentang hal ini adalah Surah Al-Kahfi ayat 13. Allah Ta'ala berfirman:

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَاَهُمْ بِالْحَقِّۗ اِنَّهُمْ فِتْيَةٌ اٰمَنُوْا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنٰهُمْ هُدًىۖ

"Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka."

Kata نَحْنُ dalam ayat ini memiliki akar kata اِنَّ yang menunjukkan keagungan, kehebatan, dan kebesaran informasi yang hendak disampaikan. Seakan-akan Allah hendak mengatakan, 'Demi keagungan-Ku, kusampaikan informasi yang sangat berharga, informasi yang sangat bernilai, dahsyat, dan hebat'.

Itu menandakan kisah dalam ayat tersebut mengandung makna sangat dalam dan ciri seorang pemuda hebat menurut Al-Qur'an. Allah menggunakan kata فِتْيَةٌ dalam ayat yang berarti anak-anak muda.

"Ada anak muda hebat pada masa lalu. Anak muda hebat itu tidak hanya diukur oleh kehebatan insting-nya, intelektual, kehebatan semangat. Bukan itu patokan. Tapi patokan pertama adalah اٰمَنُوْا بِرَبِّهِمْ (beriman kepada Tuhan mereka)," kata UAH melalui akun YouTube resminya, dikutip Sabtu (5/2/2022).

Beriman merupakan syarat utama menjadi pemuda hebat dalam pandangan Allah Ta'ala. Kalau sekadar hebat intelektual saja, itu sudah hal biasa. Orang belum beriman pun bisa melakukan itu.

"Tapi perlombaan menjadi yang terbaik di sisi Allah itu hebat, spesial. Anda menjadi orang hebat di Amerika, belum tentu dikenal di Amerika. Tapi, kalau anda disebut hebat oleh Allah, maka langit dan bumi mengatakan anda yang terbaik," ucap UAH.

Pemuda kahfi disebut hebat karena rela dipersekusi demi mempertahankan keimanan mereka. Mereka mendapat intimidasi sampai dikejar-kejar hingga masuk ke dalam gua. Ancaman bukan hanya persekusi, tapi bisa dieksekusi.

"Mereka untuk mempertahankan iman sampai masuk ke gua. Saking inginnya dekat kepada Allah," ucapnya.

Hal paling menarik dari ayat ini adalah وَزِدْنٰهُمْ هُدًىۖ (Kami tambahkan petunjuk kepada mereka). Ketika seseorang mempertahankan keimanan dengan segala konsekuensi tanpa rasa takut, maka Allah akan menurunkan ke dalam hatinya هُدًىۖ (petunjuk).

"Maka syaratnya, upgrade iman maka hudan (petunjuk) akan turun. Ketika hudan turun, maka itu nikmat seperti yang disinggung dalam Surah Al-Fatihah dan dijelaskan dalam Surah an-Nisa 69," ucap UAH.

Ketika sudah mendapatkan petunjuk dari Allah, manusia akan naik tingkat ke level nikmat. Ia akan termasuk ke dalam orang-orang yang diberikan nikmat oleh Allah. Dia lalu merekatkan hudan itu ke dalam hati, sehingga iman tidak akan goyah.

وَّرَبَطْنَا عَلٰى قُلُوْبِهِمْ اِذْ قَامُوْا فَقَالُوْا رَبُّنَا رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ لَنْ نَّدْعُوَا۟ مِنْ دُوْنِهٖٓ اِلٰهًا لَّقَدْ قُلْنَآ اِذًا شَطَطًا

"Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri lalu mereka berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran." (QS Al-Kahfi: 14).

Jika seseorang telah beriman, Allah akan memberikan cahaya ke dalam hatinya. Cahaya itu lalu diikat ke dalam hatinya. Jika sudah diikat, maka hudan menjadi sinar ke seluruh tubuh.

"Ketika sudah menjadi sinar, maka segala tingkah-lakunya dan aktivitasnya dibimbing oleh iman, karena dia sudah mendapat cahaya," ucap UAH.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)