Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Minyak Goreng Langka, Ketua KPMI: Hawa Nafsu Picu Oknum Timbun Barang

mahmuda attar hussein Jum'at, 18 Maret 2022 - 12:50 WIB
Minyak Goreng Langka, Ketua KPMI: Hawa Nafsu Picu Oknum Timbun Barang
Ketua KPMI Rachmat Marpaung. (Foto: Langit7).
LANGIT7.ID, Jakarta - Kasus minyak goreng langka berdampak pada kesulitan masyarakat mendapatkan komoditas tersebut. Hal ini diduga karena adanya penimbunan barang.

Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Rachmat Sutarnas Marpaung mengatakan, oknum yang menimbun barang dan menyebabkan kelangkaan komoditas ini harus disadarkan.

"Kita sebagai manusia memang punya hawa nafsu untuk melakukan itu (penimbunan). Tapi kondisi ideal tetap harus diperjuangkan," ujarnya dalam wawancara khusus dengan tim Langit7, Rabu (16/3/2022).

Baca Juga: Pahami Jual Beli dalam Islam, Ini Hukum Menimbun Barang

Dia berharap, kasus yang mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat dapat segera teratasi. Pemerintah dan otoritas terkait memiliki peranan penting untuk segera menyelesaikan kasus ini.

"Tentu perlu ada peran negara dalam mengatur tata niaga, dan untungnya belakangan operasi pasar sudah berjalan," kata dia.

Pendiri dan CEO Aspenku ini juga mengingatkan, walaupun para ulama tidak membatasi besaran keuntungan yang akan diambil, tapi penetapan harga jual juga harus sesuai dengan pasar.

"Kita cari keberkahan dalam jual-beli. Memang tidak ada larangan kita mencari untung harus sekian persen, tapi harga juga harus sesuai dengan kewajaran. Pedagang harus punya kesadaran di tengah orang yang membutuhkan," ujar dia.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)