LANGIT7.ID, Jakarta - Memakai helm bukan hanya sekadar mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Komponen berkendara ini dirancang memiliki kekuatan untuk melindungi kepala pengendara motor saat terjatuh maupun ketika terjadi benturan.
Guna memaksimalkan perlindungan pada penggunanya, pabrikan helm biasa melengkapi produknya dengan mika pelindung wajah atau visor. Bagian ini punya peran penting untuk melindungi wajah para pengendara saat menunggangi sepeda motornya.
Baca Juga: Mulai April 2022, Ngebut di Tol Kena Tilang ElektronikVisor berfungsi untuk menghalangi debu hingga air hujan supaya tidak langsung mengenai wajah pengendara. Jenisnya yang ada di pasaran beragam, mulai dari bening (clear), gelap (smoked) dan iridium dengan berbagai warna.
Lantas apa perbedaan setiap jenis visor helm? Berikut penjelasannya, yang sudah dirangkum
Langit7.id dari berbagai sumber, Senin (28/3/2022).
1. Visor Bening atau ClearVisor bening atau clear merupakan standar yang diberikan pabrikan saat kita membeli
helm baru. Visor clear sangat nyaman digunakan terutama di malam hari yang gelap. Namun untuk siang hari, kaca ini tidak dapat melindungi dari mata dari paparan sinar matahari.
Baca Juga: Terobos Genangan Air dan Banjir, Waspada Mobil Kena Water Hammer2. Visor SmokeSementara untuk jenis smoked merupakan visor gelap yang memiliki tingkat kegelapan beragam. Mulai dari 50 hingga 90 persen. Visor smoked sangat cocok untuk digunakan pada siang hari guna melindungi mata dari cahaya sinar matahari secara langsung.
Namun visor ini tidak disarankan untuk digunakan saat malam hari karena akan mengganggu penglihatan serta jarak pandang pengendara.
3. Visor IridiumLalu iridium adalah visor yang memiliki beragam jenis warna, seperti emas, silver, merah, kuning, pelangi dan lainnya. Sama seperti jenis smoked, visor iridium secara fungsi membuat
berkendara di siang hari lebih nyaman karena dapat mengurangi silau sinar Matahari.
Bicara kekurangannya, visor iridium butuh perhatian lebih dalam perawatan karena harus segera dibersihkan setiap kena kotoran, sidik jari, dan air hujan. Jika tidak maka kotoran akan menempel bahkan berjamur sehingga proses pembersihan memakan waktu lama. Cara membersihkannya disarankan untuk memakai air mineral bebas asam dan kain lap microfiber.
Baca Juga:
Cegah Aquaplaning, Begini Tips Berkendara saat Musim Hujan
Sunnah Berkendara, Nyetir Sendiri dan Tidak Lebihi Kapasitas(asf)