LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3
strategi pemasaran agar jualan bisa laris manis. Para pelaku usaha harus mencoba beberapa hal baru tersebut agar tidak kesulitan dalam berdagang.
Mentor Bisnis, Dewa Eka Prayoga mengatakan, produk hanya sekadar solusi kepada pembeli, sehingga dapat memenuhi kebutuhannya. Perlu ada strategi pemasaran agar barang yang dijajakan penjual diminati.
"Ada caranya agar jualan bisa laris manis," kata Dewa Eka dikutip Selasa (29/3/2022).
Baca Juga: 4 Kunci Sukses Jalankan Bisnis dari Hobi, Pengusaha Wajib TahuBerikut 3 strategi pemasaran bagi pedagang:
1. Jual nilaiMuslim yang akrab disapa Kang Dewa ini menyebutkan, pelaku usaha tidak boleh hanya berfokus pada produknya ketika berjualan. Ada nilai yang harus dihadirkan dari produk itu.
"Sebab, nilai ini yang bisa menyelesaikan masalah atau pun memenuhi kebutuhan pasar," ujar dia.
Selama ini, lanjut dia, sudah banyak beredar produk yang relatif sama di pasaran. Kondisi ini menuntut persaingan nilai dan keunggulan yang signifikan dari produk lainnya.
2. Pengaruhi emosiProduk memiliki dua fungsi, yakni functional benefit yang merupakan fungsi utama dari sebuah produk. Juga emotional benefit, yang bisa merubah persepsi pembeli.
"Maka itu pelaku usaha juga perlu memperhatikan emosi pembeli. Artinya, kalau jualan minuman, jangan jual jusnya, tapi bagaimana bisa menghilangkan dahaga dan memberikan kesegaran."
"Begitu juga fesyen muslim, jadi jangan jualan produknya saja, tapi bagaimana dengan produk fesyen muslim itu dapat mengikuti tren dan membuat penggunanya bisa tampil bergaya," ujar dia.
3. Kepercayaan, kebutuhan, dan urgensiPoin penting lainnya, yang harus diperhatikan dalam berjualan adalah adanya kepercayaan, kebutuhan, dan urgensi. Poin ini harus dipastikan sesuai urutannya.
"Jadi calon pembeli ini harus memiliki kepercayaan kepada pelaku usaha. Untuk itu, kita perlu sharing dahulu, baru selling kemudian," katanya.
Selanjutnya, pastikan pasar memiliki kebutuhan akan produk tersebut. Terakhir, produk yang dihadirkan harus memiliki nilai urgensi untuk segera dimiliki pembeli.
"Bisa dengan memberikan diskon, bonus dan cara-cara promosi lainnya."
(bal)