Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Saudi Mulai Puasa Hari ini, Kenapa Bisa Berbeda dengan Indonesia?

Muhajirin Sabtu, 02 April 2022 - 14:00 WIB
Saudi Mulai Puasa Hari ini, Kenapa Bisa Berbeda dengan Indonesia?
Ifthar jamai di Masjidil Haram (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Komite pemantauan penampakan bulan Kerajaan Arab Saudi mengumumkan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada Sabtu, 2 April 2022. Bulan sabit yang menandai dimulainya Ramadhan ini terlihat di Arab Saudi pada Jumat malam (1/4/2022).

Bulan sabit Ramadhan teramati menggunakan kamera CCD di observatorium Taif. Di saat bersamaan, seluruh observatorium di Kerajaan termasuk Sudair dan Tumair juga melakukan pengamatan.

Lalu, mengapa Wilayah Indonesia belum masuk Ramadhan, namun Saudi yang memiliki waktu lebih mundur 4 jam dari Indonesia justru lebih awal masuk bulan puasa?

Baca juga: Tarawih Pertama di Masjidil Haram, Jumlah Rakaat Dikurangi

Penulis buku Bahasa Arab untuk Semua, Muhammad Zulifan, mengatakan, perbedaan waktu puasa tersebut karena perhitungan waktu GMT berdasar peredaran matahari (kalender Syamsiyah).

Sedangkan, awal Ramadhan atau bulan-bulan Hijriyah berdasar kalender lunar (qamariyah) yakni penampakan bulan sabit pertama (hilal) di negara masing-masing (ikhtilaful mathali').

“Jadi secara kalender Syamsiyah, Indonesia yang berada di wilayah Timur akan lebih awal waktunya 4 jam. Tapi, berdasarkan terbit hilal (qamariyah), negara Saudi bisa 20 jam lebih dahulu sebab kelihatan hilalnya,” kata Zulifan melalui akun Facebook-nya, Sabtu (2/4/2022).

Baca juga: I'tikaf dan Iftar di Haramain Diizinkan, Warga Sambut Gembira

Zulifan menjelaskan, kondisinya, waktu matahari terbenam di Indonesia, hilal masih rendah. Namun 4 jam berjalan, tentu hilal jadi makin naik meninggi. Dia menganalogikan seperti sebuah mobil yang melewati tanjakan dengan bentuk lengkungan setengah lingkaran, sementara kita berada di balik tanjakan.

“Awal menanjak mobil tidak kelihatan, lalu seiring gerak mobil sedikit kelihatan dan lama-lama makin naik tanjakan hingga lebih kelihatan oleh kita. Itulah mengapa kita di wilayah Indonesia belum melihat hilal kemarin Jumat petang, sedang orang di wilayah Saudi sudah melihat hilal,” kata Zulifan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)