Tarawih Pertama di Masjidil Haram, Jumlah Rakaat Dikurangi
Fifiyanti AbdurahmanSabtu, 02 April 2022 - 11:01 WIB
Tarawih pertama di Masjid Nabawi, Madinah dalam kapasitas penuh. Foto: SPA
LANGIT7.ID - , Riyadh - Shalat tarawih pertama di Masjidil Haram Mekah dan Masjid Nabawi Madinah dilangsungkan tadi malam, Jumat (1/2/2022) waktu setempat.
Komite penampakan bulan Kerajaan Arab Saudi mengumumkan puasa pertama Ramadhan jatuh pada hari ini, Sabtu (2/1/2022), mengutip dari The Siasat Daily.
Kepresidenan Umum Haramain juga mengumumkan bahwa shalat Tarawih di Haramain akan tetap sepuluh rakaat, bukan 20 rakaat setelah dua Ramadhan dikurangi rakaat untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga semua masjid di Kerajaan Saudi, bahu membahu untuk melakukan shalat tarawih dengan kapasitas penuh.
Shalat Tarawih adalah salah satu keistimewaan malam Ramadhan, selama sebulan penuh, umat Islam berbaris di malam hari untuk menjalankan sejumlah rakaat shalat dan mendengarkan serta merenungkan bacaan Al-Qur'an.
Tarawih dikerjakan dalam dua rakaat masing-masing, dengan cara yang sama seperti shalat biasa. Terpendek adalah dua rakaat dan terpanjang adalah 20 rakaat.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”