Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 20 Oktober 2026
home masjid detail berita

Shalat Tarawih 11 Rakaat, Dalil tentang Bilangan 4-4-3

mahmuda attar hussein Jum'at, 01 April 2022 - 09:55 WIB
Shalat Tarawih 11 Rakaat, Dalil tentang Bilangan 4-4-3
Ilustrasi shalat tarawih. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Shalat tarawih minimal dikerjakan 11 rakaat. Namun ada juga umat Islam yang menjalankannya sebanyak 23 rakaat, 30 rakaat hingga 47 rakaat.

Dari ragam shalat tarawih tersebut, redaksi Langit7 akan membahas soal jumlah 11 rakaat dengan bilangan 4-4-3. Tata cara ini dipraktikkan langsung oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Mengacu pada hadist dari Abu Salamah Ibn ‘Abd ar-Rahman, dia bertanya kepada Aisyah tentang bagaimana salat Rasulullah saw di bulan Ramadhan. Lalu Aisyah menjawab: "Beliau salat di bulan Ramadhan –dan di bulan lainnya– tidak lebih dari sebelas rakaat."

Baca Juga: Keutamaan Shalat Tarawih, Ibadah Khusus Bulan Puasa

"Beliau salat empat rakaat, maka jangan engkau tanya tentang baik dan lamanya. Kemudian beliau salat lagi empat rakaat, maka jangan engkau tanya baik dan lamanya. Kemudian beliau salat tiga rakaat."

Lalu aku (‘Aisyah) bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum mengerjakan witir? Beliau menjawab: "Wahai Aisyah, kedua mataku memang tidur, tetapi hatiku tidak tidur (Riwayat Jamaah Ahli Hadis, kecuali Ibn Majah).

Hadist Aisyah ini adalah hadis tentang salat Tarawih karena hadis ini adalah jawaban terhadap pertanyaan Abu Salamah Ibn ‘Abd ar-Rahman kepada ‘Aisyah tentang salat Rasulullah saw di bulan Ramadan, yaitu salat Tarawih.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 20 Oktober 2026
Imsak
04:03
Shubuh
04:13
Dhuhur
11:41
Ashar
14:49
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan