LANGIT7.ID, Jakarta -
Shalat tarawih minimal dikerjakan 11 rakaat. Namun ada juga umat Islam yang menjalankannya sebanyak 23 rakaat, 30 rakaat hingga 47 rakaat.
Dari ragam shalat tarawih tersebut,
redaksi Langit7 akan membahas soal jumlah 11 rakaat dengan bilangan 4-4-3. Tata cara ini dipraktikkan langsung oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.
Mengacu pada hadist dari Abu Salamah Ibn ‘Abd ar-Rahman, dia bertanya kepada Aisyah tentang bagaimana salat Rasulullah saw di bulan Ramadhan. Lalu Aisyah menjawab: "Beliau salat di bulan Ramadhan –dan di bulan lainnya– tidak lebih dari sebelas rakaat."
Baca Juga: Keutamaan Shalat Tarawih, Ibadah Khusus Bulan Puasa"Beliau salat empat rakaat, maka jangan engkau tanya tentang baik dan lamanya. Kemudian beliau salat lagi empat rakaat, maka jangan engkau tanya baik dan lamanya. Kemudian beliau salat tiga rakaat."
Lalu aku (‘Aisyah) bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum mengerjakan witir? Beliau menjawab: "Wahai Aisyah, kedua mataku memang tidur, tetapi hatiku tidak tidur (Riwayat Jamaah Ahli Hadis, kecuali Ibn Majah).
Hadist Aisyah ini adalah hadis tentang salat Tarawih karena hadis ini adalah jawaban terhadap pertanyaan Abu Salamah Ibn ‘Abd ar-Rahman kepada ‘Aisyah tentang salat Rasulullah saw di bulan Ramadan, yaitu salat Tarawih.
(bal)