Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 21 Juni 2026
home masjid detail berita

Ramadhan Bulan Kesabaran, Bukan Hanya Karena Harga-harga Naik

fajar adhitya Senin, 04 April 2022 - 04:40 WIB
Ramadhan Bulan Kesabaran, Bukan Hanya Karena Harga-harga Naik
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam di seluruh dunia mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Pada bulan suci ini, umat Islam dilatih untuk memperkuat kesabaran dengan berpuasa dan mengerjakan berbagai amal saleh.

Ustadz Dr. Misbahul Anam dalam Kultum Tarawih di Masjid Al-Furqon di Gedung Pusat Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta Pusat menjelaskan pentingnya makna sabar bagi seorang muslim. Kesabaran, katanya tidak hanya berkaitan dengan hal duniawi, tapi juga ukhrawi (akhirat).

“Kesabaran bukan hanya karena harga BBM naik, PPN naik, harga sembako naik, sabar karena mendengar kabar syarat vaksin booster untuk mudik. Sabar bukan sekadar itu kesabaran di sini aspeknya lebih luas, yang juga isinya adalah dimensi dunia dan dimensi akhirat,” katanya.

Baca juga: Ibu Menyusui Bisa Puasa, Ini Cara supaya ASI Tetap Lancar

Mengutip Ibnu Rajab Al-Hanbali, Ketua Bidang Pemberdayaan Da’i DDII ini menguraikan tiga aspek kesabaran, yakni sabar atas ketaatan kepada Allah, sabar menjauhi hal-hal yang diharamkan Allah, dan sabar atas ketetapan Allah yang pahit. Bulan Ramadhan melatih tiga aspek kesabaran ini.

“Pertama yang diuji adalah persiapan Ramadhan itu sendiri, di mana setiap Ramadhan bagaimanapun juga adalah ibadah yang berat, karena harus mengubah jadwal makan, jadwal sahur, dan sebagainya,” jelas Ustadz Misbahul, Ahad (3/4/2022).

Ramadhan melatih kesabaran seorang hamba terhadap perintah Allah. Ustadz Misbah menjelaskan, umat Islam di Indonesia mungkin tidak begitu merasakan bagaimana sulitnya mengakses masjid sebagaimana umat Islam minoritas di negara lain.

Kemudian kesabaran untuk terus mempelajari dan mendalami agama Islam. Ustadz Misbah mencontohkan bagaimana gigihnya seorang yang ingin bisa membaca Al-Qur'an meskipun terbata-bata.

Baca juga: Ubah Pola Hidup, Siapkan Tubuh agar Fit saat Puasa Ramadhan

“Ini gambaran orang beriman yang menunjukkan kesabarannya, bagaimana dia ingin bisa membaca Al-Qur'an dengan lisannya sendiri, matanya sendiri, suaranya sendiri, dan Al-Qur'annya sendiri,” katanya.

Menurutnya, seorang muslim tidak akan mampu melaksanakan ajaran agama Islam tanpa dilandasi kesabaran. Selain dalam menjalankan perintah agama, seorang muslim juga perlu bersabar dalam menjauhi larangan-Nya.

“Di bulan Ramadhan inilah kita dilatih secara intensif kesabarannya melalui aspek zahir lewat puasa dan bathiniah.”

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 21 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan