Umat Muslim di Dublin, Irlandia meluapkan kegembiraannya setelah melaksanakan shalat tarawih di Pusat Kebudayaan Islam Noor di hari pertama Ramadhan.
Hari Sabtu, (2/4/2022) kemarin menjadi penanda pertama kalinya umat Muslim di Dublin berkumpul untuk melangsungkan shalat tarawih setelah dua tahun pembatasan karena Covid-19.
Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Shalat Tarawih Dihelat di Times Square“Saya bermimpi, Anda tahu, orang-orang kembali ke masjid di sini, dan Alhamdulillah, tahun lalu baik-baik saja, tetapi tahun ini, kami hampir kembali normal,” kata Abdel-Moneim Dobal, imam Pusat Kebudayaan Islam Noor, seperti dikutip dari NBC4, Senin (4/4/2022).
Selama dua tahun terakhir, Dobal biasa shalat sendirian di masjid. Ia pun merindukan teman-teman dan anggota komunitasnya.
“Begitu banyak orang datang kemarin, tanpa jarak,” katanya.
“Mereka masih memakai masker, tetapi tidak ada jarak. Beri kami kesempatan untuk memiliki lebih banyak orang di masjid.”
Meskipun sebagian besar dilonggarkan, namun ada beberapa batasan pandemi Covid-19 yang masih diikuti.
“Kami masih memiliki beberapa batasan, saat ini,” kata Azhar Masood, direktur eksekutif Noor. “Dulu kita berbuka puasa, Idul Fitri, kita tidak melakukannya sekarang.”
Baca juga: Ratusan Umat Islam Tarawih di Times Square, Sebarkan Pesan DamaiMasood mengatakan bahwa berbuka puasa di dalam ruangan tanpa masker, pusat komunitas memilih menyediakan makanan kotak untuk dibawa pulang setelah puasa.
“Itu sangat, sangat sulit bagi kami semua, tetapi kemudian, perlahan, ketika orang-orang mulai berdatangan, itu melegakan,” kata Azhar Masood. “Jadi tahun ini, kami benar-benar terbuka.”
(est)