LANGIT7.ID - Kepulauan Bangka Belitung terdiri atas dua pulau, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Pulau yang akrab dikenal Babel (Bangka-Belitung) ini terkenal sebagai penghasil timah utama di Indonesia.
Selain penghasil timah, Pulau Babel juga memiliki sederet wisata terbaik dengan panorama alam yang luar biasa indah. Mulai dari wisata perbukitan, air terjun, hingga gurun pasir yang bisa memberikan pengalaman berwisata yang tak terlupakan.
Bukit dan Gurun Pelawan![Eksotisme Kepulauan Bangka, Ada Replika Grand Canyon]()
Bukit dan Gurun Pelawan. foto: instagram/ huggietour_travel
Bukit dan Gurun Pelawan menjadi destinasi wisata baru yang lagi ngehits dikunjungi para wisatawan. Sama seperti Danau Kaolin, Bukit dan Gurun Pelawan adalah bekas aktivitas tambang di Pulau Bangka.
Saking cantiknya, banyak yang beranggapan bahwa Bukit dan Gurun Pelawan mirip dengan Gurun Atacama yang ada di Chile.
Danau Kaolin![Eksotisme Kepulauan Bangka, Ada Replika Grand Canyon]()
Danau Kaolin. foto: instagram/ hanifahluthfii
Danau Kaolin adalah salah satu wisata yang terkenal di Babel. Dulunya, danau ini merupakan danau bekas galian tambang timah. Setelah kandungan timahnya habis, danau ini merefleksikan warna biru langit yang sangat indah.
Di sekitar Danau Kaolin juga terdapat danau berwarna hijau. Untuk mendapatkan waktu terbaik, sobat langit7 bisa datang pada sore hari untuk menikmati sunset atau sekedar berswafoto.
Danau Ampar Red Hill![Eksotisme Kepulauan Bangka, Ada Replika Grand Canyon]()
Red Hill. foto: instagram/ hanifahluthfii
Pulau Bangka juga memiliki sebuah tempat wisata yang mirip dengan Grand Canyon, yaitu Red Hill atau Bukit Merah. Red Hill merupakan jejeran tebing yang mengelilingi Danau Kaolin.
Bukit berwarna kemerahan ini juga merupakan bekas peninggalan tambang timah. Untuk sampai ke Red Hill, sobat langit7 hanya memerlukan waktu 40 menit dari pusat kota Pangkal Pinang.
Museum Timah Muntok![Eksotisme Kepulauan Bangka, Ada Replika Grand Canyon]()
Museum Timah. foto: instagram/ wawanbray
Satu hal yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Pulau Bangka adalah mengunjungi Museum Timah Muntok. Museum tersebut memiliki segudang cerita sejarah perjalanan tambang timah di Pulau Bangka.
Bangunan ini dulunya merupakan kantor perusahaan timah milik negara, Bangka Tin Winning, pada zaman pemerintahan Belanda. Gedung yang dibangun pada 1915 itu memiliki dua lantai yang terdiri dari auditorium, galeri, kantor, dan perpustakaan.
(sof)