Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Campuran Air Kelapa, Jeruk Nipis dan Garam Tak Bisa Sembuhkan Covid-19

Muhajirin Jum'at, 30 Juli 2021 - 00:00 WIB
Campuran Air Kelapa, Jeruk Nipis dan Garam Tak Bisa Sembuhkan Covid-19
Ilustrasi kelapa, jeruk nipis dan garam (foto: Shutterstock)
LANGIT7.ID - Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Zullies Ikawati mengatakan campuran air kelapa muda, jeruk nipis, dan garam tidak bisa diklaim secara spesifik untuk menyembuhkan Covid-19. Informasi tiga bahan itu mampu menyembuhkan corona seiring lonjakan kasus yang melonjak di Tanah Air.

“Secara umum air kelapa, jeruk nipis, dan berbagai minuman herbal jika diminum saat Covid-19 boleh saja, namun memang tidak secara khusus memberikan efek untuk menghilangkan virus Covid-19,” tutur Zullies, dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (29/7/2021).

Dia menjelaskan, Air kelapa menyegarkan dan sehat karena mengandung air, unsur gula, beberapa vitamin, mineral, dan asam amino dengan konsentrasi kecil. Sementara jeruk nipis dapat memberikan manfaat yang cukup banyak serta menyehatkan.

“Minum air kelapa yang cukup perlu, namun tidak ada minuman secara khusus untuk anti Covid-19. Tujuannya lebih untuk menyegarkan tubuh yang secara tidak langsung berhubungan dengan peningkatan imun tubuh,” ucap Zullies.

Dia menyarankan agar pasien corona mengonsumsi makanan bergizi dan air yang cukup guna meningkatkan imun tubuh agar dapat melawan virus yang ada di dalam tubuh. Selain itu, pikiran positif juga berperan dalam penyembuhan corona.

Tak hanya itu, menurut Zullies, sampai saat ini berbagai minuman herbal juga tidak dapat diklaim secara spesifik dapat menyembuhkan corona. Dia meminta agar masyarakat tidak gegabah menelan mentah-mentah informasi yang beredar di media sosial.

“Jika tren minuman kesehatan ini bukanlah hal yang berbahaya, boleh saja dicoba, namun jangan sampai berlebihan. Masyarakat sebaiknya lebih kritis ketika mendapatkan informasi,” ungkap Zullies.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)