LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (
Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong kebangkitan dan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan melakukan kunjungan kerja ke Australia.
Dalam kunjungan perdananya ke luar negeri, Sandiaga mempromosikan sejumlah destinasi wisata di Indonesia yang dapat dikunjungi oleh wisatawan asal Australia. Menparekraf Sandiaga bertemu dengan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia, The Hon Dan Tehan.
“Ini trip pertama ke luar negeri sebagai Menparekraf, dan langsung ke Australia, karena jumlah wisatawan Australia yang datang ke Indonesia begitu besar, bahkan Bali sudah menjadi rumah kedua bagi mereka," ujar Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Kamis (7/4/2022).
Baca juga: Indonesia Siap Sambut Wisatawan Mancanegara Pascapandemi Covid-19Sandiaga menungkapkan, bahwa sebelum pandemi Covid-19, jumlah wisatawan Australia ke Indonesia cukup signifikan, sekitar 1,4 juta wisatawan yang berkunjung di tahun 2019, serta pada Februari 2021 mengalami penurunan menjadi 220 wisatawan.
"Menteri Australia saat bertemu menyampaikan bahwa Indonesia begitu cantik. Dan kita sadari bahwa Covid-19 ini membawa dampak besar pada pariwisata di kedua belah negara," jelas Sandiaga.
Sandiaga menegaskan, Indonesia tidak hanya memiliki Bali sebagai tujuan wisata masyarakat Australia. Indonesia juga memiliki deretan destinasi wisata yang cantik dengan kekayaan alam dan budaya yang lekat dengan kearifan lokalnya. Tentu hal ini menurutnya akan membuat wisatawan Australia semakin tertarik untuk datang ke Indonesia.
"Dengan Indonesia sebagai presidensi G20, tentunya ini akan membawa dampak pada kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Apalagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif telah membuka lapangan kerja begitu besar," ungkapnya.
Dalam kunjungannya kali ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama yang lebih intensif dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Australia ke depannya.
Baca juga: Kemenparekraf Minta PHRI Tidak Naikkan Tarif Berlebihan Terlebih, Indonesia akan mendorong Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah Formula 1 (F1) dan Australia juga menangani event olahraga serupa. Sehingga diharapkan sharing best practice dalam penyelenggaraan kegiatan dapat dilakukan.
"Melbourne memiliki banyak event sports (F1 dan Australia Open). Indonesia bisa mencontoh Australia dalam berbagai pengembangan pariwisata. Apalagi rencananya balap F1 akan diselenggarakan di Bintan,” kata Menparekraf.
Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi, The Hon Dan Tehan, berharap kerja sama dan hubungan baik antar kedua negara dapat terus terwujud, serta dirinya merasa terhormat karena Australia menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh Menparekraf Republik Indonesia.
"Kami merasa terhormat Australia menjadi negara pertama yang dikunjungi setelah pandemi Covid-19. Hubungan ini sangat penting, warga Australia sangat tertarik datang ke Indonesia khususnya Bali. Kami berharap kerjasama akan terus terjalin dengan baik, apalagi kita merupakan negara tetangga," ujar Dan Tehan.
(sof)