LANGIT7.ID, Jakarta - Arab Saudi membuka pelayanan ibadah haji mencapai 1 juta jamaah dari luar negeri pada 1443 Hijriah atau 2022 Masehi ini. Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief mengatakan Pemerintah segera merampungkan pembahasan mengenai besaran biaya perjalanan ibadah haji.
"Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan. Biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII
DPR," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/4/2022).
Baca Juga: Saudi Izinkan 1 Juta Jamaah Beribadah Haji, Ini PersyaratannyaHilman menuturkan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI pada 16 Maret 2022, dirinya menyampaikan usul biaya perjalanan haji tahun ini sebesar Rp42.452.369. Adapun kenaikan
biaya haji tahun ini disesuaikan dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi.
"Besaran biaya haji yang diusulkan telah disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi mencabut sejumlah pembatasan untuk mencegah penularan Covid-19 yang diterapkan sebelumnya," ucap Hilman.
Baca Juga: Soal Kuota Haji, PKB Minta Jokowi Lakukan Diplomasi dengan SaudiHilman menegaskan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan penyelenggaraan pelayanan bagi jamaah haji di dalam negeri maupun Arab Saudi tidak banyak. Karena itu,
Kemenag bekerja cepat untuk merampungkan seluruh persiapan penyelenggaraan pelayanan ibadah haji.
"Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindak lanjuti dengan rampungkan sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan. Persiapan layanan, baik di dalam negeri mau pun di Arab Saudi akan segera difinalkan," tutur Hilman. (Sumber:
Antaranews)
Baca Juga:
DPR Ingatkan Pentingnya Vaksinasi Covid-19 bagi Calon Jemaah Haji
Sejumlah Agen Travel Umrah Mulai Berangkatkan Jamaah(asf)