LANGIT7.ID, Jakarta - Ramadhan adalah madrasah bagi seorang muslim. Kebaikan-kebaikan harus ditingkatkan selama bulan suci ini, termasuk meningkatkan khazanah intelektual bagi seorang Muslim. Tak heran, setiap muslim diminta untuk memperbanyak membaca Al-Quran, referensi utama bagi setiap muslim.
Selain membaca Al-Qur’an, Penulis dan Pegiat Literasi asal Yogyakarta, Yusuf Maulana merekomendasikan 7 buku yang perlu dibaca seorang muslim selama ramadhan.
1. Muhammad: A Biography of the Prophet karya Karen ArmstrongBuku ini menampilkan bagaimana perspektif yang dihadirkan oleh Amstrong sebagai non muslim. Dia menulis biografi Nabi Muhammad secara jujur. Selain itu, dia hidup di tengah masyarakat pembenci Islam, namun mampu bertindak jujur dalam menulis sosok Muhammad.
Ada banyak kisah menarik dalam buku yang jarang ditemukan dalam buku sirah Nabawiyah. Kisah yang diangkat juga sangat akurat karena menggunakan metode ilmiah ala Barat.
2. Memahami Sains Modern dan Sains Islam yang MengagumkanDua buku tersebut membuka wawasan tentang relasi sains dengan Islam. Buku Memahami Sains Modern ditulis oleh Nidhal Guessoum dan Sains Islam yang Mengagumkan ditulis Howard R. Turner.
“Penjelasan dan terjemahannya cukup mudah dipahami. Buku Turner semacam buku ensiklopedia yang diperluas dari tokoh-tokoh muslim yang memberi legasi luar biasa dalam peradaban hingga hari ini. Bisa kita bacakan ke anak-anak di sela-sela menunggu berbuka,” tutur Yusuf.
Baca juga: 7 Rekomendasi Buku untuk Tingkatkan Intelektualitas Muslim saat Ramadhan3. Rasional tanpa Menjadi LiberalBuku ini mudah dipahami untuk mereka yang baru awal mempelajari tema-tema berat. Ada banyak tokoh yang menulis dalam buku ini seperit Hamid Fahmy Zarkasyi, Adian Husaini, Ugi Suharto, Syamsuddin Arif, Adnin Armas, Anis Malik Thoha, Nirwan Syafrin, Asep Sobari, Henri Shalahuddin, Tiar Anwar Bachtiar, dan Dinar Dewi Kania.
“Karya yang sangat bergizi, mungkin bagi sebagian orang berat,” tutur Yusuf.
4. Pesan-pesan Islam Menghadapi Krisis karya Anis MattaBuku karya Anis Matta ini sangat cocok dibaca untuk menghadapi krisis pandemi Covid-19. Buku ini bercerita tidak hanya intropeksi, tapi juga menyiapkan diri memasuki lorong yang gelap pada masa yang akan datang.
“Bagaimana pesan Islam dalam lorong waktu itu. Di buku ini, banyak digali pesan-pesan yang tidak hanya dari sejarah, tapi juga temuan-temuan geopolitik mutakhir,” ucap Yusuf.
5. Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia karya KuntowijoyoBuku ini sangat relevan untuk dibaca. Kuntowijoyo menyajikan sejarah secara cerdas sehingga kita tidak hanya meratapi keadaan. Namun, dia mengajak untuk membangun gerakan ketika posisi muslimin hari ini tidak diuntungkan.
“Buku ini mengajak kita untuk tidak menyalahkan keadaan dengan mengutuk kekuasaan, tapi mengajak untuk beranjak memperbaiki dari diri kita,” tutur Yusuf.
Baca juga: KH Didin Hafiddhudin: Edukasi Wakaf Perlu Ditingkatkan6. Sambernyawa: Pangeran Mangkunegara karya M.C RicklefsBuku ini termasuk kategori biografi heroik. Ricklefs menceritakan jejak juang Mangkunegara I dalam berhadapan dengan pamannya, Pangeran Mangkubumi, dan sepupunya, Pakubuwono III.
“Buku ini mengajak kita tentang keberanian,” kata Yusuf.
7. Dalam Pusaran Adab Dipimpin dan Memimpin karya Dipo AlamBuku ini membeberkan banyak fakta menarik yang terjadi di Tanah Air. Sehingga, sangat cocok dibaca oleh para aktivis. Dipo Alam sangat kaya data.
“Pun, aktivis muda jadi cermin sosok yang berani. Ini pas dibaca aktivis muslim yang berkecimpung di dunia gerakan Islam,” ucap Yusuf.
(jqf)