Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Sempat Kerja Serabutan, Muslim Asal Gresik Kini Punya Enam Toko Roti

mahmuda attar hussein Jum'at, 30 Juli 2021 - 11:00 WIB
Sempat Kerja Serabutan, Muslim Asal Gresik Kini Punya Enam Toko Roti
Ilustrasi bisnis roti yang dilakoni Ady, pemuda dari Gresik. Foto: pixabay
LANGIT7.ID, Gresik - Putus asa dan menjadi pengangguran bukanlah pilihan yang tepat harus ditempuh oleh seseorang. Perlu ada dorongan kuat yang diiringi kemauan yang kuat untuk terus maju dan memperoleh keberhasilan.

Semangat membara dan kemauan yang tinggi dibuktikan muslim asal Gresik, Jawa Timur, Mochamad Ady Kurniawan, bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Ady yang sempat menjalani hidup menjadi pekerja serabutan, kini, melalui usaha Food and Beverage (FnB) yang dibukanya, ia berhasil menyerap banyak tenaga kerja dan membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran.

Toko Roti Larissa milik Ady, kini sudah memiliki enam cabang outlet yang tersebar di beberapa daerah. Dengan jerih payahnya merintis Roti Larissa kini ia mampu menghasilkan dan membagikan manfaat bagi pelaku UMKM.

“Kita selaku UMKM dituntut berperan dan proaktif, tidak hanya untuk bertahan, tapi bagaimana juga kita bisa bersaing menghadapi kompetitor, pasar global, dan sebagainya. Tentu dengan berkolaborasi,” katanya dikanal Youtube Insbi Media.

Toko Roti Larissa miliknya ini menyediakan stan untuk UMKM, sehingga produk mereka bisa dititip-jualkan. Ia juga membantu mempromosikan beberapa produk milik UMKM. Di mana outletnya tersebut kini tersedia beragam jenis bakeri, seperti cake, donat, bakeri, kue tart dan lainnya.

Jaringan yang luas juga diperlukan dalam hal ini. Salah satu cara yang ditempuh Ady dengan menjalin kerja sama untuk menciptakan sebuah relasi.

“Kita dituntut untuk terus upgrade, termasuk ilmu pengetahuan khususnya dalam hal ini adalah marketing,” ujarnya.

Di penghujung tahun 2020 di mana usahanya sudah bergerak selama enam tahun. Ia kembali berkesempatan untuk membuka outlet barunya.

“Nuansa kita lebih baru dengan tempat lebih luas. Alhamdulillah kita diberi kesempatan untuk buka di tempat yang lebih luas dan berkolaborasi dengan teman-teman UMKM,” jelasnya.
Sempat Kerja Serabutan, Muslim Asal Gresik Kini Punya Enam Toko Roti
Bahkan kini ia juga semakin banyak menerima pemesanan kue dari pelanggannya. Sistem pemasaran Roti Larissa menggunakan online dan offline.

“Selain ada outlet di beberapa tempat. Kita juga menyajikan produk di berbagai media sosial dan marketplace yang ada, dan menjalin kerja sama dengan jasa antar makanan,” ujarnya.

Sebelum membuka usaha Roti Larissa, Ady yang tidak melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi karena kendala ekonomi ini memutuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit di Kalimantan, dengan tugas memberikan obat dan pupuk kelapa sawit.

Tidak lama, dalam hitungan bulan Ady memutuskan untuk mundur. Sebab, ia sulit untuk beradaptasi karena tidak terbiasa di lingkungan perkebunan yang jauh dari keramaian.

“Saya putuskan untuk kembali pulang kampung. Lalu pindah ke Surabaya dan mengerjakan apa pun yang bisa saya lakukan, jadi kuli bangunan, tukang sapu, tukang ojek, semua pernah saya lakoni,” jelasnya.

Bekerja serabutan, Ady mulai memikirkan nasibnya ke depan. Ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Balai Latihan Kerja (BLK) di Jombang, dengan studi pelatihan administrasi perkantoran.

Ilmu baru yang sebelumnya tidak pernah ia dapatkan ini membuatnya memberanikan untuk membuka usaha kecil-kecilan. Sesuai dengan tujuan dan harapannya untuk menambah ilmu dan motivasi dalam bisnis.

Namun, usahanya terhenti akibat produk yang dihasilkannya hanya laku musiman. Ia hanya memproduksi produknya secara tahunan ketika masuk momen hari raya saat itu. Lantas, Ady yang dipercaya mengelola sebuah toko, kala itu terpikir untuk bisa membuka dan mengelola tokonya sendiri.

Dari sinilah awal lahirnya usaha FnB Roti Larissa milik Ady. Awalnya, istri dan ibunya turut membantu mulai dari produksi hingga pemasaran. Seiring waktu, antusias dari pengunjung dan konsumen kian ramai, ia memutuskan untuk menambah karyawan.

“Saya putuskan untuk merekrut karyawan. Dengan itu kinerja kami semakin optimal. Setelah itu selama dua tahun pertama Alhamdulillah diberikan kelancaran untuk buka cabang,” ujarnya.

Dengan membuka cabang barunya, ia bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak. Sehingga tokonya bisa terus semakin berkembang.

Ady mengaku terus mengikuti perkembangan teknologi dalam usahanya. Ia meyakini dengan tetap mengikuti perkembangan yang ada, juga turut mengembangkan usaha yang dijalaninya saat ini.

Ia berharap usahanya dapat terus berkembang dan membuka lebih banyak cabang. Agar ia dapat memberikan manfaat dan lapangan kerja bagi mereka yang membutuhkan.

“Membangun bisnis itu tidak instan, semuanya butuh waktu. Perlu ada motivasi dan inspirasi yang bermanfaat bagi setiap pelaku usaha tetap mendapatkan semangat dalam menjalankan sebuah usaha,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)