LANGIT7.ID, Jakarta - Tower Mangrove Forest Park Langsa menjadi ikon pariwisata baru Aceh terutama di Kota Langsa. Kehadiran menara ini diperkuat dengan daya tarik keindahan hutan bakau yang hijau nan asri di lahan seluas 8.000 hetar, serta dilengkapi dengan keindahan alam lainnya yang menarik untuk dijelajahi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kehadiran menara tersebut menjadi penanda hadirnya ikon pariwisata baru tak hanya di Aceh, akan tetapi juga untuk Indonesia.
“Tower Mangrove Forest Park Langsa di Aceh diharapkan bisa menjadi ikon pariwisata baru di provinsi Aceh, di mana dari atas menara ini masyarakat dapat melihat pemandangan Selat Malaka,” ujar Sandiaga dalam keterangannya dikutip Senin (18/4/2022).
Baca juga: Menikmati Keindahan Curug Panglebur Gongso KendalSelain itu, Sandiaga memberikan apresiainya kepada Wali Kota Langsa, Usman Abdullah yangtelah berhasil membangun mahakarya wisata hutan mangrove yang menjadi lokasi hutan mangrove terbesar di Asia Tenggara.
“Kita tahu huta mangrove ini memiliki daya tarik yang begitu digemari karena isu perubahan iklim. Selain itu, hutan mangrove ini menjadi pabrik oksigen terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Sandiaga.
Sandiaga menjelaskan Tower Mangrove Forest Park Langsa menjadi suatu daya tarik yang begitu unik, di mana lokasinya terdapat di hutan mangrove terbesar di Asia Tenggara.
“Jadi menurut saya perlu diadakan sebuah event regional untuk menggeliatkan dan memperkuat pariwisata di sini," ujarnya.
Baca juga: Semarak Kampung Ramadhan Masjid Jogokariyan Libatkan 200 UMKMMenurut Sandiaga, pada pelaksanaan event di lokasi hutan bakau , diharapkan juga dapat membangkitkan ekonomi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Langsa, serta membentuk tatanan ekonomi baru yang bertumpu pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dia mengatakan, Mangrove Forest Park di wilayah Langsa menjadi sebuah destinasi berskala internasional dari Indonesia serta berhasil menjadi juara satu dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards pada kategori ekowisata populer di tahun 2019.
(sof)