Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Bidik Momen Ramadhan dan Lebaran, Intip Kiat Mulai Bisnis Hijab

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 20 April 2022 - 21:06 WIB
Bidik Momen Ramadhan dan Lebaran, Intip Kiat Mulai Bisnis Hijab
Ilustrasi wanita pemilik usaha hijab. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Banyak pelaku usaha busana muslim membidik momen Ramadhan dan Idul Fitri untuk meningkatkan penjualan produknya. Platform marketplace asal Singapura, Zilingo melihat tren ini sejak awal 2022.

Kondisi ini menjadi sinyal baik pemulihan sektor usaha modest fashion di tahun ini setelah dua tahun berturut-turut lesu akibat pandemi. Terlebih lagi penjualan produk modest fashion di Indonesia mengungguli rata-rata global.

Menurut Head of Enterprise Zilingo Indonesia, Kang Ay Lie, persiapan produsen modest fashion biasanya sudah dilakukan sejak 6 bulan sebelum Idul Fitri dengan mulai memilih kain-kain sebagai bahan produksi.

"Secara keseluruhan, pelaku usaha lebih optimistis berproduksi tahun ini, apalagi didukung dengan kebijakan pemerintah tentang aturan mudik dan cuti Lebaran. Pertengahan April diprediksi menjadi puncak kenaikan pembelian bahan produksi modest fashion,” ungkap Kang Ay Lie melalui keterangan resminya yang dikutip Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Tetap Sopan dan Modis, 6 Jenis Manset Ini Cocok Untuk Wanita Berhijab

Dengan potensi keuntungan yang besar, tidak mengherankan jika sebagian orang memanfaatkan momen ini untuk memulai bisnis modest fashion di Indonesia, salah satunya dengan memproduksi hijab.

Tidak hanya menjadi hal utama dalam cara berpakaian seorang muslimah, hijab juga menjadi komponen penting untuk membuat pemakainya lebih modis. Seperti halnya memulai bisnis produk lain, ada sejumlah cara yang bisa Anda tempuh dalam merintis bisnis hijab dengan brand sendiri:

1. Riset bahan dan model

Lakukan riset untuk melihat model, warna, cara promosi dan harga hijab yang banyak diminati pasar. Pengguna hijab tentu tidak hanya mempertimbangan model saja, tapi juga kenyamanan bahan saat dikenakan. Anda bisa pilih bahan katun, rayon, linen, dan sifon sebagai bahan utama produksi.

2. Siapkan modal usaha

Usaha bisa dirintis dari skala kecil sesuai jumlah modal yang Anda miliki. Setelah arus kas bisnis berjalan lancar, Anda bisa mempertimbangkan pinjaman modal untuk memperbesar skala usaha.

3. Temukan supplier terbaik untuk produksi

Agar tidak kerepotan mencari dan membandingkan harga bahan, Anda bisa memanfaatkan teknologi, salah satunya mengakses supplier melalui platform B2B satu atap Zilingo.

Platform bisnis ini memiliki beragam layanan untuk meningkatkan pertumbuhan usaha melalui digitalisasi dan efisiensi rantai pasok di industri fesyen, kecantikan, dan gaya hidup.

Baca juga: Nyaman Beribadah, Ini 5 Rekomendasi Bahan Hijab Anti Gerah

4. Buatlah Katalog Produk Berkualitas

Memiliki katalog produk yang jelas merupakan hal krusial untuk dimiliki oleh pelaku usaha yang baru mulai merintis. Katalog produk yang memperlihatkan detail warna dan produk dengan tampilan yang menarik dapat meningkatkan minat calon konsumen dalam memilih produk Anda.

5. Pasarkan produk di marketplace

Selain tidak memerlukan modal besar untuk membuka toko, berjualan di marketplace dinilai bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli sesuai target pasar Anda. Agar lebih mudah mengelola usaha, Anda bisa memanfaatkan layanan berbasis teknologi.

Tidak perlu ragu memulai usaha Anda sendiri. Dengan rencana bisnis dan dukungan sistem yang tepat, usaha yang Anda rintis bisa berkembang sesuai harapan.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)