LANGIT7.ID, Denpasar - Desa Sanur menjadi kawasan wisata unggulan di Pulau Bali yang mempunyai potensi dan daya tarik pariwisata berkualitas yang disiapkan Pemerintah Kota Denpasar. Sanur kini menjadi ikon pariwisata di Denpasar.
Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat Sanur untuk bersinergi dalam proses penataan agar kawasan Sanur memiliki nilai jual yang tinggi, serta daya saing di sektor pariwisata.
"Desa Sanur adalah jantungnya Denpasar, karena menjadi daya tarik pariwisata di Kota Denpasar dan memiliki potensi bisnis yang besar. Upaya penataan, fasilitasi pedagang, pemberian pelatihan kepada para pedagang tentang tata kelola pariwisata, semua untuk memajukan Sanur sebagai ikon pariwisata di Denpasar," ujar Arya Wibawa dikutip Ahad (24/4/2022).
Baca juga: Agrowisata Nanas di Jambi Berpotensi Jadi Destinasi WisataKonsultan Perencana PT TARU, Ari Setya Wibawa menjelaskan pembangunan dimulai dari Pantai Bangsal Sanur hingga Pantai Mertasari dengan panjang sekitar 5.8 kilometer, sesuai masterplan.
"Poin pembangunan tahap kedua, yakni untuk penataan ruang dan pembaharuan seluruh fasilitas di sepanjang Pantai Sanur. Penataan ruang tersebut, meliputi penataan untuk pintu akses masuk, pedestrian, jalur bersepeda dan kios-kios pedagang," katanya.
Menurut Setya, penataan tersebut juga akan diberikan ruang khusus yang sinkron dengan desain penataan, bangku duduk, area hijau, pembangunan plaza yang luas untuk tempat duduk maupun pertunjukan.
Baca juga: Candi Borobudur Siap Sambut Wisatawan Selama Lebaran"Pada '
upgrade' fasilitas meliputi playground, tempat pelatihan surfing, shower di sepanjang pantai, koneksi internet wifi dengan komponen yang cukup baik untuk pengunjung, kamar kecil (toilet), bangsal nelayan dan lainnya," jelasnya. Setya menambahkan bahwa pembangunan tersebut rencananya dimulai pada awal bulan Mei, dengan pagu anggaran sebesar Rp28 miliar.
(sof)