LANGIT7.ID, Jakarta - I'tikaf menjadi sarana umat Islam menggapai kemuliaan Lailatul Qadar. Tujuan i'tikaf adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah di masjid dan meninggalkan kesibukan duniawi untuk sementara waktu.
Umat Islam perlu mewaspadai sejumlah kegiatan yang dirasa sepele, tapi dapat menyebabkan i'tikaf sia-sia.
I'tikaf sudah semestinya menjadi amalan andalan orang-orang saleh, sebagai satu sarana utama untuk meraih Lailatul Qadar.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا : أنَّ النبيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ الأوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ ، حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ تَعَالَى ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ .
Dari Aisyah RA berkata:
“Nabi Muhammad SAW senantiasa beritikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan, sampai Allah SWT mewafatkan beliau. Sepeninggal beliau, istri-istri beliau juga melakukan iktikaf.” (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172) KH. Shaifullah Rusmin, pimpinan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menjelaskan,terdapat larangan yang harus dihindari muakif agar i'tikaf tifak batal.
Baca Juga: 9 Peralatan Penting Dibawa di Masjid Saat IktikafLarangan dalam i'tikaf di antaranya, melakukan hal yang sia-sia yang tidak ada kaitannya dengan pendekatan diri kepada Allah, keluar tanpa kepentingan yang mendesak dan berhubungan suami-istri.
“Selain itu hal yang dilarang juga ketika berbicara yang tidak ada manfaatnya seperti membahas persoalan-persoalan dunia yang tidak ada kaitannya dengan ibadah kepada Allah SWT,” katanya dilansir laman resmi MUI, Ahad (24/4/2022).
Banyak melakukan kegiatan yang tidak berfaedah membuat i'tikaf sia-sia. KH Shaifullah mencontohkan, bermain game di ponsel, atau menjalankan aplikasi yang tidak bermanfaat juga termasuk hal yang sia-sia yang harus dihindari.
Baca juga: Malam ke-23, Dilarang Lakukan Hal Ini saat Itikaf di Masjid“Selain dilarang, kegiatan yang sia-sia ini dapat menghalangi pencapaian tujuan seorang muslim melaksanakan i'tikaf ,” katanya.
(sof)