Milenial Potensi Besar Pertumbuhan Ekonomi Syariah
ilham anugrahSelasa, 29 Juni 2021 - 17:42 WIB
Ilustrasi kaum milenial yang terjun pada ekonomi syariah. Foto: Langit7.di/antara
LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tirta Segara mengatakan, Indonesia memiliki potensi pertumbungan ekonomi dan keuangan syariah yang sangat besar. Dimana 87 persen atau sekitar 230 juta penduduk Indonesia beragama Islam.
Menurut Tirta potensi tersebut sangat besar bagi ekonomi dan keuangan syariah. Tirta melihat, salah satu potensi yang harus didorong untuk pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah adalah kontribusi dari generasi milenial.
Potensi ini terbilang besar karena jumlahnya mencapai 30% dari total jumlah penduduk Indonesia.
"Maka kelompok milenial ini jelas merupakan critical ekonomi playersyang dapat berperan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah,” ujar Tirta pada kegiatan virtual dengan tema Menggenjot Akselerasi Keuangan Syariah di Kalangan Milenial, Sabtu, minggu keempat Juni 2021.
Apalagi potensi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah juga bisa dilihat dari total aset. Per akhir Maret 2021, total aset keuangan syariah telah mencapai Rp1.863 triliun atau sekitar 10 persen dari total aset industri keuangan.
Di samping itu penerbitan masterplan ekonomi keuangan syariah Indonesia 2019-2024 oleh Komite Nasional Keuangan Syariah juga merupakan tonggak penting dalam pengembangan industri ekonomi dan keuangan syariah.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”