Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Minta Maaf Perbuatan Sederhana, tapi Ada Kemuliaan di Dalamnya

Fifiyanti Abdurahman Senin, 25 April 2022 - 18:00 WIB
Minta Maaf Perbuatan Sederhana, tapi Ada Kemuliaan di Dalamnya
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Sebagai makhluk sosial, tentunya pernah membuat kesalahan, entah disengaja ataupun tidak disengaja. Akan tetapi, tidak semua orang berani mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat tersebut.

Apalagi jika ia berada di pihak yang benar atau memiliki status sosial yang lebih tinggi. Biasanya akan merasa harga dirinya jatuh jika meminta maaf. Maka itu mereka akan berusaah mempertahankannya.

CEO dan Founder Santri Motivator School, Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan meminta maaf memang terdengar sepele tetapi jika dilakukan akan mendapatkan kemuliaan.

Baca juga: Ramadhan Jadi Momen Terbaik Memaafkan Diri Sendiri

"Perlu kita ingat bahwa meminta maaf adalah tindakan sederhana, di dalamnya terkandung kemuliaan, namun masih banyak yang enggan melakukan dan menganggapnya sepele," ujar Ustadz Asroni kepada Langit7, Senin (25/4/2022).

Menurut dia, ada beberapa hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan meminta maaf, diantaranya:

Hadis tentang Meminta Maaf Lebih Dulu :

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ، إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ

Artinya, "Sedekah itu tidak mengurangi harta dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat)."

Dalam hadits yang lain juga diterangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah Allah memberi tambahan kepada seseorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan.” (HR. Muslim)

Begitulah keutamaan bagi orang yang meminta maaf terlebih dahulu, ucap Ustadz Asroni. Ia menambahkan, orang yang menghilangkan keegoisannya maka Allah SWT akan meninggikan derajatnya di dunia dan di akherat.

Karenanya, jika Anda memiliki rasa bersalah seperti menyinggung orang, menyakiti atau bahkan sampai mendzolimi orang tersebut, maka segeralah meminta maaf.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Haruskah Maaf-maafan?

"Karena punya kesalahan terhadap orang lain harus diselesaikan dengan meminta Ridhonya atau meminta keikhlasan atas kesalahan yang di perbuat," tuturnya.

Lebih lanjut, Ustad Asroni berkata meminta maaf tidak butuh momen, jadi jangan pernah menunggu momen yang pas.

"Sekali lagi, meminta maaf jangan menunggu momen yang pas atau tepat, misalnya menunggu waktu lebaran, atau menunggu waktu gajian misalnya, jangan. Tapi ketika kita bersalah maka saat itulah sejatinya kita harus minta maaf, karena apa? Karena kalau kita tahan-tahan takutnya menjadi perkara yang berlarut-larut, sehingga itu dapat membuat beban pikiran kita sehingga ibadah dan aktifitas kita tidak nyaman," katanya.

Dalam firman Allah SWT diterangkan bahwa untuk bersegera meminta maaf dan meminta ampun kepada Allah SWT.

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

Artinya, "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Al-Imron: 133).

Baca juga: Erick Thohir: Kalau Pertamax Naik, Ya Maaf...

"Mari kita belajar perlahan untuk mengalahkan ego negatif dalam diri kita dengan cara melatih diri untuk bersegera meminta maaf jika kita punya kesalahan baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja," pungkas Ustadz Asroni.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)