LANGIT7.ID, Jakarta - Penyediaan aplikasi InaExport.id sebagai salah satu langkah transformasi digital eksportir nasional melalui sistem elektronik telah berhasil mengarah ke hasil yang positif bagi pengembangan ekspor nasional.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi mengatakan saat ini jumlah pengguna aplikasi pelayanan ekspor nonmigas satu pintu, InaExport.id meningkat sejak peluncuran ala aplikasi tersebut pada 11 April 2022 lalu.
"Pengguna baru ini tercatat berasal dari dalam maupun luar negeri, sejak dibukanya layanan aplikasi berbasis dari InaExport.id. Para pelaku ekspor dapat menggunakan aplikasi ini untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka," kata Didi dalam keterangan resminya dikutip Senin (25/4/2022).
Menurutnya, aplikasi tersebut akan memberikan manfaat optimal bagi seluruh pelaku usaha ekspor di dalam negeri,
buyer di luar negeri, perwakilan perdagangan RI di luar negeri, serta para pemangku kepentingan.
"Aplikasi InaExport.id menawarkan empat keunggulan bagi para penggunanya dalam fasilitasi aktivitas ekspor. Keunggulan pertama, InaExport.id menciptakan ekosistem dagang yang kondusif bagi pelaku usaha dan buyer di InaExport.id karena pengguna diverifikasi terlebih dahulu oleh Kemendag saat mendaftar sebagai anggota," jelasnya.
Didi menjelaskan InaExport.id juga berperan meminimalisasi kekhawatiran kejahatan digital dalam aktivitas ekspor di era digital.
"Keunggulan kedua, InaExport.id menyediakan fasilitas etalase virtual sehingga pelaku usaha ekspor dapat menampilkan produk unggulan mereka, lengkap dengan informasi dan spesifikasinya untuk membantu buyer memilih produk," ujarnya.
Baca juga: Lewat Aplikasi Cinta Zakat, Baznas Target Penghimpunan Rp175 MiliarKemudian, untuk keunggulan ketiga, InaExport.id memiliki media komunikasi langsung daring berbasis fitur chat yang membantu mempercepat terjadinya kontak antara pelaku usaha ekspor dengan buyer potensial.
"Keunggulan keempat, InaExport.id menyediakan fitur inquiry dan rencana kegiatan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk aktif mencari peluang ekspor," terangnya.
Menurutnya, InaExport.id masih terus dikembangkan sehingga nantinya memiliki fitur konsultasi bisnis, katalog elektronik, pameran virtual, aplikasi berbasis mobile, hingga penambahan bahasa asing lain untuk mengakomodasi kebutuhan buyer dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Maruf Amin Minta Ada Transformasi Digital di Sektor Keuangan Syariah“InaExport.id secara konsisten terus dikembangkan untuk merespons perubahan digital yang dinamis sehingga dapat memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan,” kata Didi.
(sof)