LANGIT7.ID, Jakarta - Memakmurkan masjid menjadi tugas dan tanggung jawab setiap muslim. Masjid dapat dikatakan makmur bukan karena fasilitas tempat ibadahnya, melainkan juga menjadi pusat kegiatan ummat dan peradaban.
Takmir Masjid Al-Falah Sragen, Jawa Tengah Kusnadi Ikhwani mengatakan, kondisi masjid saat ini dapat dikatakan mengenaskan. Di antara kasus yang terjadi, yakni masjid tutup setelah waktu shalat, tidak ramah anak, bangga dengan saldo banyak, mementingkan struktur dari pada fungsi, dan berjarak atau kurang dekatnya antara takmir dengan generasi muda.
"Saat ini kesalahan takmir di antaranya masjid dikelola dengan sisa waktu, tidak
all out, kemudian hanya mengumpulkan manusia tidak menggerakkan jamaah, gagal bikin program internal, dan layanan yang disediakan tidak sesuai kebutuhan jamaah. Solusinya, takmir harus banyak main," katanya saat memberikan seminar Masjid Billionare secara virtual, Sabtu (31/7/2021).
Kusnadi melanjutkan, dalam mengatasi masalah-masalah tersebut manajemen masjid harus berinovasi. Pertama, kata dia, masjid buka 24 jam, tidak pernah terkunci, dan lampu selalu menyala. Kedua, menyediakan makan gratis tiga kali sehari untuk jamaah, serta makanan berbuka untuk puasa (Senin-Kamis).
"Kami juga menyediakan wifi gratis, teh jahe dan air sehat dengan kadar ph tertentu, hotel bagi musafir, layanan konsultasi,
barbershop gratis tiap Jumat dan Ahad,
kids corner, parkir dan keamanan, dan Badan Usaha Milik Masjid (BUMM)," ujarnya.
(asf)