LANGIT7.ID - , Jakarta - Indonesia kaya akan kuliner tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami. Seperti buntil yang dibuat dari daun talas yang memiliki aroma dan cita rasa menggugah selera.
Namun, membuat buntil daun talas ini susah-susah gampang. Sebab, bila salah dalam pengolahannya rasa yang dihasilkan malah jadi hambar. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat ingin memasak buntil daun talas ini.
Di antaranya pemilihan bahan, sebaiknya menggunakan bahan yang segar. Buntil daun talas ini juga cocok untuk sajian saat Ramadhan. Baik untuk berbuka puasa atau sahur. Sajikan buntil daun talas dengan nasi hangat. Dijamin, Anda akan tambah berkali-kali.
Baca juga: Cocok untuk Diet, Coba Resep Japanese Soba Salad ala Chef Devina IniBuat Sahabat Langit7 yang ingin mencoba membuat buntil daun talas ini, berikut resep yang disadur dari buku Mustikarasa Resep Masakan Indonesia Warisan Soekarno.
Bahan: - 20 helai daun talas
- 1/2 butir kelapa muda
- 2 ekor ikan peda (atau bisa diganti dengan 1 cangkir ikan asin kering)
- jerami merang untuk pengikat, secukupnya
- 1 ruas petai
Bumbu yang dihaluskan: - 4 buah cabe merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sdt terasi
- 20 biji cabe rawit
- 1/2 ruas jari kencur
- 1 sdm garam
Cara membuat: Cuci daun talas sampai bersih kemudian tiriskan. Layukan daun talas sebentar agar mudah saat dimasak nanti. Setelah itu, parut kelapa muda. Ambil daging ikan peda dan hancurkan. Kupas petai dan iris halus.
Selanjutnya, siapkan bumbu dan cabe merah dan rawit, haluskan. Setelah itu campurkan dalam satu wadah, bumbu halus, petai, parutan kelapa dan daging peda yang sudah hancur tadi. Campur sampai rata.
Baca juga: Tips Chef Norman Siapkan Makan Sahur dan Buka Puasa Sehat Juga HematKemudian siapkan daun talas yang sudah dilayukan. Taruh 3-4 helai daun talas, beberkan. Taruh isian tadi di atasnya. Lipat bagian pinggir daun ke dalam dan lipat menjadi persegi, ikat dengan jerami.
Setelah semua bahan habis, kukus bahan buntil sampai daunnya empuk, kira-kira 4 jam. Jika warna daun talas berubah menjadi hijau, itu tandanya buntil telah masak.
(est)