Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Anjuran Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan dan Hukumnya

Muhajirin Kamis, 05 Mei 2022 - 03:00 WIB
Anjuran Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan dan Hukumnya
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Bulan Syawal merupakan momentum tepat untuk meningkatkan kualitas diri. Terlebih, Syawal terletak setelah Ramadhan. Artinya, umat Islam masih terbiasa dengan intensitas ibadah yang tinggi pada bulan Ramadhan.

Berpuasa pada bulan Syawal merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah. Beliau juga melakukan itu. Ganjaran pahala berpuasa pada bulan ini sangat besar, karena memang ujiannya juga sangat besar. Misal, orang-orang masih merayakan euforia kemenangan Hari Raya Idul Fitri dan bersilaturahmi.

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR Muslim).

Tata Cara Berpuasa Syawal

Sebelum melakukan puasa Syawal, maka pastikan niat ikhlas dan lurus hanya karena Allah Ta’ala. Niat itu penting, karena akan mempengaruhi kualitas ibadah seorang hamba. Di sisi lain, niat penentu ibadah seseorang diterima di sisi-Nya.

Baca Juga: 5 Keutamaan Puasa Syawal, Tanda Ibadah Ramadhan Diterima hingga Sehatkan Pencernaan

Ada dua hal yang perlu diperhatikan terkait puasa Syawal. Pertama, mulai dilakukan setelah tanggal 2 Syawal. Itu karena pada 1 Syawal umat Islam sedang merayakan Idul Fitri.

Hukum melakukan puasa Syawal pada 1 Syawal adalah haram, karena pada hari itu umat muslim diperintahkan untuk berbahagian dengan merayakan hari raya. Selain 1 Syawal, diperbolehkan untuk berpuasa di tanggal manapun di bulan Syawal. Boleh dilakukan pada awal bulan, pertengahan bulan, ataupun akhir bulan.

Kedua, jumlah puasa Syawal. Berpuasa pada bulan Syawal berjumlah 6 hari. Boleh dilakukan berurutan selama 6 hari sekaligus, boleh juga dilakukan terpisah-pisah. Tidak ada perbedaan keutamaan puasa berurutan atau pun terpisah-pisah, asal dilakukan pada bulan Syawal.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)