LANGIT7.ID, Jakarta - Perbincangan mengenai bahaya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) kembali mencuat. Hal ini dipicu oleh tayangan podcast Deddy Corbuzier yang mewawancarai dua pelaku gay, Ragil Mahardika dan Frederik Vollert.
Sejumlah kata kunci mengenai LGBT, Kaum Sodom, Luth, hingga unsubscribe Deddy Corbuzier pun menjadi topik populer di media sosial Twitter, Senin (9/5/2022). Semuanya merupakan kata kunci yang saling berkaitan dengan asal muasal perilaku LGBT.
Dalam Surat Al-A'raf ayat 80, Allah Swt menyampaikan bagaimana Dia mengutus Nabi Luth kepada kaum yanng memiliki penyakit seksual menyimpang. Para penduduknya yang laki-laki memiliki hasrat kepada sesamanya atau homoseks.
Baca Juga: DPR: Promosi Gay Podcast Deddy Corbuzier Merusak Jati Diri Bangsaوَلُوْطًا اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اَتَأْتُوْنَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ اَحَدٍ مِّنَ الْعٰلَمِيْنَ
Artinya: Dan (Kami juga telah mengutus) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini).
Dalam ayat tersebut, Nabi Luth begitu murka atas perilaku kaumnya yang dinilai sebagai perbuatan teramat keji. Sebuah penyimpangan besar yang belum pernah dilakukan oleh manusia sebelum-sebelumnya.
Al-A'raf ayat 81:
اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّنْ دُوْنِ النِّسَاۤءِۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ
Artinya: Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas.
Baca Juga: LGBT Marak di Medsos, UAS: Pemimpin Harus Buat Aturan Jaga Moral MasyarakatDilansir Tafsir Kementerian Agama, Kaum Nabi Luth adalah yang pertama kali mempraktikan homoseksual. Mereka tinggal di sebuah wilayah yang bernama Sadum sehingga dinamakan Kaum Sodom, maka kelak praktik seksual homoseks disebut sebagai sodomi.
Kemudian, propaganda homoseks maupun LGBT secara umum merupakan perbuatan dosa. Mereka yang mempromosikan LGBT mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang menirunya, sebagaimana diterangkan dalam hadits:
"Orang yang membuat suatu kebiasaan buruk dalam Islam, lalu kebiasaan buruk itu dikerjakan sesudahnya, maka ia akan menanggung seperti dosa orang yang melakukan kebiasaan buruk itu." (HR Muslim).
Baca Juga: Mengapa Islam Haramkan Transgender? Ini Penjelasan MUIBuya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menjelaskan, homoseks adalah penyakit sosial yang menular. Sebab pemuda yang sudah pernah disodomi oleh yang lebih tua, berbuat begitu pula kelak kepada yang lebih muda, demikian terus menerus, sehingga orang perempuan tidak begitu dipedulikan lagi.
Maka Allah mengutus Luth ke negeri dengan mengemban tugas suci, mengajak kaum itu kembali kepada Tauhid, mengesakan Allah, dan meninggalkan perangai yang sangat buruk dan busuk itu. Di ayat ini dijelaskan bunyi teguran Nabi Luth kepada mereka, bahwa perbuatan mereka yang keji, buruk, dan busuk itu belum pernah dikerjakan oleh seorangpun seisi alam yang ada di waktu itu.
“Sehingga disebutkan bahwa kaum yang mula-mula berbuat demikian di dunia ini ialah penduduk Sodom dan Gemorrah (Sadum dan Amurrah) itu,” tulis Buya Hamka.
Baca Juga: Hasil Penelitian, Kopi Ternyata Baik untuk Kesehatan Kulit(zhd)