Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kunci Menghadapi Perkembangan Pesat Teknologi di Era Digital

Muhajirin Senin, 02 Agustus 2021 - 08:52 WIB
Kunci Menghadapi Perkembangan Pesat Teknologi di Era Digital
ilustrasi teknologi industri 4.0 (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Direktur Moderate Muslim Society, Zuhairi Misrawi, membeberkan tiga kunci menghadapi perkembangan teknologi informasi di era digital yang terus berkembang dengan cepat. Sejak memasuki dekade kedua abad ke-21, perkembangan industri digital mengalami pertumbuhan sangat pesat.

Dalam sebuah laporan menyebutkan, saat ini kurang dari 60 persen manusia atau sekitar 4,6 miliar orang yang telah menggunakan internet setiap hari.

Pengaruh industri digital turut berdampak ke semua lini industri. Hal ini menjadi pertanda kuat dari kemunculan era ekonomi digital yang mungkin akan mencapai puncaknya dalam beberapa tahun ke depan.

Zuhairi mengatakan, tiga kunci menghadapi era digital ada tiga yakni kreativitas (al-ibdā’), inovasi (al-ibtikār), dan kolaborasi atau kerja sama (at-ta’āwun).

1. Al-Ibda’ (Kreativitas)

Menurut Zuhairi, di era digital saat ini, seseorang mau tidak mau harus kreatif. Kreativitas sudah menjadi keniscayaan.

"Kreativitas ini meniscayakan kita harus terus berpikir melahirkan gagasan, tidak bisa berhenti di tempat. Kita harus terus mengambil gagasan dan pandangan-pandangan modern,” ucap Zuhairi, dikutip dari laman NU, Senin (2/8/2021).

Kreativitas menciptakan pemikiran yang positif, membuat seseorang lebih kuat dan fleksibel, Kreativitas membuat seseorang lebih menghargai proses, dan kreativitas membuat seseorang memiliki tekad lebih kuat.

Kreativitas merupakan seni membuat koneksi dan mengajarkan seseorang bahwa segala sesuatu di alam semesta terhubung. Dengan kata lain, kreativitas mengumpulkan ide-ide bersama dan menampilkan ide itu dengan cara yang belum pernah ada.

2. Al-ibtikār (inovasi)

Inovasi-inovasi gagasan menjadi penting. Dalam hal dakwah, tokoh agama harus inovatif agar tidak hanya berceramah di dalam masjid saja. Namun bisa memanfaatkan teknologi untuk menyebarluaskan nilai-nilai islam.

Sejatinya Revolusi Industri 4.0 adalah tren otomatis dan pertukaran data terkini dalam teknologi, istilah ini mencakup sistem siber fisik, internet of things. Saat ini, masyarakat Indonesia secara tidak langsung sudah memasuki revolusi ini. Maka selain kreatif, seseorang semakin diwajibkan untuk inovatif.

3. At-Ta’awun (kolaborasi)

Kenapa kolaborasi? Karena dengan berkolaborasi kekuatan akan lebih besar. Tidak bisa lagi jalan sendiri-sendiri. "Oleh karena itu kita harus solid walaupun kadang kita sulit. Soliditas kerja sama itu penting sekali untuk kita hidupkan bersama-sama," kata Zuhairi.

Terlebih lagi saat ini, perbedaan lokasi, jarak, dan waktu tidak lagi menghambat aktivitas seseorang. Koordinasi, komunikasi dan kolaborasi kini tidak lagi dibatasi dengan kubikel dan ruang rapat, namun bisa dilakukan di mana saja sehingga kinerja dan produktivitas tetap terjaga.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)