LANGIT7.ID - , Jakarta - Permudah penelusuran data hingga puluhan tahun ke depan, Kementerian Kesehatan RI mengintegrasikan sistem pencatatan riwayat imunisasi anak ke dalam aplikasi digital PeduLindungi.
"Kita akan mengulangi kesuksesan kita di vaksinasi Covid-19 dengan cara mendaftarkan dan menyimpan data-data vaksinasi individu secara digital. Sertifikanya juga dibuat digital melalui aplikasi PeduliLindungi," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual di YouTube Kemenkes RI, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: PeduliLindungi Diklaim Cegah Jutaan Warga Terpapar Covid-19Ia menambahkan, Kemenkes akan segera melakukan digitalisasi penuh dalam setiap proses imunisasi pada anak.
"Biasanya data vaksinasi ditulis di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau kartu. Kadang hilang atau lupa," katanya
"Nah, maka itu kita akan melakukan digitalisasi penuh dari proses imunisasi ini, sehingga anak-anak yang sudah melakukan imunisasi akan terekam individu dan akan mendapatkan sertifikat elektronik yang dapat disimpan secara digital," lanjut dia.
Dengan digitalisasi ini, kata Budi Gunadi Anda dapat meminimalisir kehilangan data sampai puluhan tahun kedepan.
"Sehingga kapan pun ia butuhkan, entah itu 10 atau 15 tahun kedepan, ia dapat mengambil datanya yang tersimpan di Kemenkes," pungkas Budi Gunadi.
Baca juga: Pemalsu Hasil Swab, Begini Cara Sindikat Masuk ke Sistem PeduliLindungi(est)