LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia memiliki beragam masjid yang indah arsitekturnya. Masjid-masjid dengan konsep terapung menjadi daya tarik tersendiri sebagai destinasi wisata religi.
Masjid terapung memiliki konsep arsitektur perpaduan alam dan spiritual. Masjid terapung biasanya didirikan di atas permukaan air seolah-olah terapung, tapi ada juga masjid yang benar-benar terapung di lautan.
Langit7.id merangkum sejumlah informasi mengenai masjid terapung yang indah di Indonesia. Berikut ulasannya:
1. Masjid Terapung Al-Aminah Masjid Al-Aminah adalah masjid terapung secara harfiah. Masjid yang terletak di kawasan Teluk Lampung ini benar-benar terapung di lautan.
Masjid Al-Aminah berlokasi 300 meter dari bibir Pantai Sari Ringgung, Padang Cermin, Pesawaran. Masjid ini mengapung ditopang oleh beberapa pelampung dan dijangkar supaya tidak hanyut.
Baca Juga: Kota Metropolitan di Amerika Ini Izinkan Adzan Pakai Pengeras SuaraMasjid ini awalnya difungsikan sebagai fasilitas ibadah bagi nelayan yang masih berada di laut. Masjid ini dibangun tahun 2012, direnovasi pada tahun 2014, dan diresmikan sebagai objek pariwisata Lampung pada tahun 2015.
2. Masjid Samudera Ilahi Masjid Samudera Ilahi terapung di bibir Pantai Cerocok, Painan, Sumatera Barat. Kehadirannya menghadirkan panorama baru bagi keindahan Pantai Cerocok.
Masjid Samudera Ilahi baru saja selesai dan secara resmi mulai digunakan pada Jumat (8/2/2021) lalu. Keberadaan masjid ini pun langsung menjadi daya tarik wisata religi di daerah itu.
Masjid terapung ini menjadi ikon baru yang ditunjang beberapa fasilitas, seperti jembatan Asmara sebagai penghubung, Pulau Batu Kureta dengan Pantai Carocok serta taman bermain yang nyaman di area seluas enam hektare itu.
3. Masjid Amirul Mukminin Masjid Amirul Mukminin berdiri di pesisir Pantai Losari, Makassar. Biasanya pengunjung menikmati suasana masjid dengan bersantai dan berfoto di sekitar masjid yang arsitekturnya bergaya futurisitik.
Masjid Amirul Mukminin dibangun di pinggir laut yang seolah-olah nampak terapung. Kemudian di bangun, seperti rumah panggung yang membuatnya mirip dengan rumah panggung tradisional suku Bugis dan Makassar.
Baca Juga: Tadabur Al-Quran: Kerasnya Hukuman bagi Pelaku dan Pendukung LGBTMasjid terapung ini dibangun tahun 2009 dan menjadi kebanggaan masyarakat Makassar. Di Tahun 2012 barulah masjid apung ini diresmikan oleh Wakil Presiden yang menjabat saat itu, yaitu HM Jusuf Kalla.
4. Masjid Al-Alam Masjid Al-Alam adalah masjid terapung di Kendari, tepatnya berlokasi di kawasan Teluk Kendari. Bangunan masjid terbagi menjadi bangunan utama masjid, plaza tertutup, dan plaza terbuka.
Terdapat tiga menara yang berada di tiap sisi masjid dan menjadi bagian yang mencolok. Area dalam masjid bernuansa hijau dan putih dengan kubah masjid berwarna emas.
Menikmati momen matahari terbenam di Masjid Al-Alam adalah pilihan yang tepat. Masjid Al Alam menjadi ikon Kota Kendari yang banyak dikunjungi warga sekitar dan para pendatang. Empat buah menara masjid ini dirancang arsitek asal Sulawesi Selatan, Mursyid Mustafa dan dibuat menyerupai Burj al Arab di Dubai.
5. Masjid Amahami Masjid terapung di Indonesia berikutnya adalah Masjid Amahami, Bima, Nusa Tenggara Barat. Masjid cantik ini terapung di bibir Pantai Amahami Masjid Amahami diresmikan pada tahun 2017. Desain masjid ini hasil karya arsitektur dari Tim Universitas Petra Surabaya. Dalam masjid ini terkandung filosofi kepemimpinan masyarakat Bima, yaitu Nggusu Waru dan Uma Lengge.
Dua unsur tersebut lantas diwujudkan rancangan dasar masjid terapung dan dikombinasikan dengan desain bintang Al-Quds, simbol terkenal dalam ajaran Islam. Selain itu, di bagian kisi-kisi masjid juga diberi detail ornamen khas Bima, bunga satako.
Satako sendiri artinya adalah bunga setangkai. Filosofinya, seseorang harus bisa menebar kebaikan di keluarga maupun masyarakat sekitar, layaknya bunga yang menyebarkan aroma harum di sekitarnya.
Baca Juga: Gus Baha: Pendakwah Harus Buat Masyarakat Senang dalam Belajar Agama(zhd)