LANGIT7.ID - Rasa sedih merupakan salah satu emosi yang ditanamkan kepada setiap manusia. Kesedihan itu wajar namun kadang rasa sedih itu bisa menghambat seperti membuat kita enggan untuk bergerak atau bahkan sekadar bertemu dengan orang-orang sekitar.
Perasaan sedih bisa ditimbulkan oleh beberapa alasan. Bisa karena kehilangan orang terkasih atau ada harapan yang tak terwujud. Perasaan itu wajar namun jika kesedihan itu terlalu dalam bisa menimbulkan dampak negatif ke dalam diri seseorang.
Islam telah memberikan solusi untuk perkara ini. Seorang muslim yang merasakan kesedihan mendalam dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Bisa melalui shalat, membaca Al-Qur'an, dzikir, dan
berdoa.
Baca Juga: Saat Ada Kawan Berbahagia, Ini Doa yang Disunnahkan
Nah, berikut ini beberapa
doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW saat merasakan kesedihan. Doa pertama diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Imam Ahmad dalam sebuah hadits yang telah dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Abu Dawud.
اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِي كُلَّهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
"Allahumma rahmataka arju fala takilni ila nafsi tharfaka ainin ashlihli sya'ni kullaha laa ilaha illa anta." "Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan (segala urusanku) kepada diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau."
Ada juga doa yang diajarkan oleh Rasulullah seperti dikutip dalam Hadits Sunan An-Nasa'i).
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ عَنْ ابْنِ فُضَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ دَعَوَاتٌ لَا يَدَعُهُنَّ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Telah mengabarkan kepada kami Ali Ibnul Mundzir dari Ibnu Fudhail, dia berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaq dari Al Minhal bin 'Amru dari Anas bin Maik, dia berkata:
Rasulullah SAW mempunya doa-doa yang tidak pernah lupa untuk membacanya, beliau selalu membaca:
"Allahumma Inni a'uudzu bika minal hammi wal hazni wal 'ajzi wal kasali wal bukhli, wal jubni wa ghalabatir rijal"
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kebakhilan, sifat pengecut dan penindasan para penguasa."
Baca Juga: Mental Orang Bertakwa di Atas Rata-Rata Manusia Biasa
Ada juga doa yang termaktub dalam Kitab Shahih Bukhari, sebagai berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالبُخْلِ، وَالجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gundah-gulana dan kesedihan, begitu juga dari kelemahan dan kemalasan, kekikiran, sifat penakut, lilitan hutang dan penindasan."
(jqf)