LANGIT7.ID, Jakarta - Aceh dinilai punya potensi besar karena daya tarik
wisata religinya. Sektor pariwisata di daerah tersebut mulai menggeliat pascapandemi Covid-19.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Aceh, Jamaluddin mengatakan, daerahnya memiliki potensi besar dilirik wisatawan karena berbasis keagamaan.
"Karena itu, kami siap mendukung setiap kegiatan yang memberikan dampak besar terhadap sektor pariwisata," kata Jamaluddin di Banda Aceh, Ahad (22/5/2022).
Pernyataan tersebut disampaikan Jamaluddin menanggapi kegiatan keagamaan bertajuk 'Eksis di Masa Muda' bersama ustadz Hanan Attaki dan ustadz Amri Fatmi.
Baca Juga: Tower Mangrove Forest Park Langsa jadi Ikon Pariwisata Baru di AcehAcara ini digagas Ikatan Alumni Timur Tengah Aceh di Taman Ratu Safiatudin, Kota Banda Aceh.
Menurut Jamaluddin, penyelenggaraan wisata berbasis religi dapat membuka luas lapangan pekerjaan dan turut mendongkrak popularitas daerah.
"Dari wisata religi sektor UMKM akan tumbuh, di antaranya seperti usaha kuliner dan cendera mata. Alhamdulillah seiring berjalannya upaya pariwisata di Aceh mulai menggeliat," ujar dia.
Jamaluddin mengatakan menggeliat kembali sektor pariwisata memberi dampak positif bagi pemulihan ekonomi masyarakat. Sebelumnya, ekonomi masyarakat, terutama sektor pariwisata terpuruk akibat pandemi Covid-19.
"Pemulihan ekonomi dengan menggeliatkan pariwisata bukan semata-mata tugas pemerintah daerah. Namun juga seluruh elemen masyarakat ikut terlibat," katanya.
(bal)