LANGIT7.ID, Jakarta - Salah satu tugas orang beriman ketika ditimpa musibah, yaitu bersabar. Sebab dengan dengan sabar Allah Swt akan memberikan pahala dan solusi terbaik atas musibah yang dialami.
Sebagai makhluk hidup, manusia tentu pernah mengalami musibah, baik kehilangan sesuatu, kecelakaan, atau bahkan kematian. Dengan sabar, dia akan terhindar dari menyalahkan Allah dan mencari solusi terbaik dengan tidak tergesa-gesa.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."(QS. Al-Baqarah: 153).
Baca Juga: Tafsir Al-Jumuah Ayat 10: Perintah Bertebaran di Muka Bumi Setelah BeribadahMenurut Ibnu Katsir, ayat di atas merupakan perintah bagi orang beriman untuk memohon pertolongan-Nya melalui shalat dan sabar. Sebab ada hikmah dibalik setiap cobaan yang Allah turunkan kepada hambanya.
Selain bersabar dan berusaha keluar dari musibah, umat muslim juga dianjurkan berdoa dan berserah diri kepada Allah. Adapun doa yang dapat diamalkan oleh kaum muslimin ketika ditimpa musibah sebagai berikut:
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Artinya: "Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah kepadaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti pahala yang lebih baik daripadanya."
Semoga kita senantiasa diberikan kesabaran dalam menghadapi segala musibah dan cobaan dengan tetap melaksanakan shalat dan meminta pertolongan kepada Allah melalui doa.
Baca Juga: 10 Negara Ini Larang LGBT, Siapkan Penjara Hingga Hukuman MatiBaca Juga: Ketua MUI: Buya Syafi’i Ma’arif Teladan Intelektual dalam Merawat Kemajemukan(zhd)