Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Tertunduk Lesu, Ridwan Kamil dan Istri Tiba di Bandara Qatar

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 03 Juni 2022 - 14:04 WIB
Tertunduk Lesu, Ridwan Kamil dan Istri Tiba di Bandara Qatar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjalan sambil tertunduk lesu di Bandara International Hamad di Doha, Qatar. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Emmeril Khan Mumtadz, putra sulung Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil, hilang terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022), hingga kini belum ditemukan. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Swiss telah mengubah statusnya dari yang mencari orang hilang (missing person) menjadi orang tenggelam (drowned person).

Setelah hari ketujuh pencarian di Sungai Aare, Bern, Swiss, Ridwan Kamil dan keluarga pun memutuskan untuk kembali pulang ke Indonesia dan mengikhlaskan kepergian Eril.

Baca juga: Ikhlaskan Eril, Ridwan Kamil Adzan di Tepi Sungai Aare Swiss

Tidak lama, beredar video memperlihatkan momen Ridwan Kamil dan keluarga tiba di Bandara Hamad International Airport, Qatar, di media sosial, dikutip dari akun @rinoft_eth, Jumat (3/6/2022).

Dalam video tersebut terlihat Gubernur Jawa Barat yang sedang berjalan tertunduk lesu sembari membawa koper. Ridwan Kamil terlihat mengenakan blazer krem dan celana hitam serta mengenakan topi bundar, khas dirinya.

Sementara dari arah belakang, tampak sang istri beserta anak gadisnya berjalan dengan pelan.

"Ya Allah lagi ngobrolin sama lagi lihat berita tahunya ada didepan mata, ikut sedih pak hati saya (emoji nangis)." tulis pembuat video tersebut.

Baca juga: Keluarga Ridwan Kamil Meyakini Eril Meninggal Dunia

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)